Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah penonton sedang menyaksikan layang-layang berbagai jenis di Pantai Parangkusumo, Minggu (16/7/2023)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah kunjungan wisatawan di Bantul pada akhir pekan lalu, Jumat-Minggu (25-27/8/2023) meningkat 17,5% dibanding akhir pekan sebelumnya. Beberapa event yang berlangsung di kawasan pantai mengerek jumlah kunjungan wisata ini.
Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan pada akhir pekan ini jumlah kunjungan wisatawan mencapai 24.757 orang. “Naik 17,5 persen dibanding akhir pekan yang sebelumnya,” ujarnya, Selasa (29/8/2023).
Meningkatnya jumlah kunjungan wisata ini menurutnya dipengaruhi oleh terselenggaranya beberapa event di kawasan pantai, yakni di Parangkusumo dan Laguna Depok. Dua event itu melibatkan puluhan ribu orang dari berbagai daerah. “Terjadi peningkatan karena ada event,” katanya.
BACA JUGA: Diduga Palsukan Tanda Tangan, Warga Minta Jogoboyo Sidorejo Mundur
Event di Parangkusumo yakni Bantul Creative City Festival (BCCF) yang dibuka dengan pemecahan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) tari Montro terbanyak, Sabtu (26/8/2023). Dalam pemecahan rekor MURI tersebut, sebanyak 10.000 lebih pelajar putri di Bantul menarikan tari Montro.
Sementara di Laguna Depok berlangsung International Kitesurfing Exhibition Yogyakarta 2023 pada Sabtu dan Minggu (26/8/2023). Event ini merupakan sportourism yang diikuti oleh sejumlah atlet dari Indonesia dan mancanegara. Laguna Depok menjadi tempat yang ideal untuk sportourism ini karena merupakan kawasan perairan dan memiliki hembusan angin yang kuat.
Dengan jumlah kunjungan tersebut, pemasukan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul sebanyak Rp239,7 juta. Adapun jumlah kunjungan wisatawan mingguan, Senin-Minggu (21-27/8/2023) totalnya sebanyak 34.530 dengan PAD Rp334,3 juta. “Naik 0,2 persen dibanding minggu sebelumnya,” kata dia.
Dinas Pariwisata Bantul menargetkan sepanjang tahun ini jumlah kunjungan wisata sebanyak 5 juta orang dengan PAD Rp50 miliar. “Sampai 28 Agustus 2023, realisasi total wisatawan sudah sebanyak 1.726.100 orang dengan PAD Rp16,7 miliar,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina