JFR 2026 Ditutup dengan Laras Urban, Koleksi Batik dan Aksi Unik di Catwalk
Jogja Fashion Rendezvous 2026 menghadirkan koleksi batik tradisional, gaya urban modern, dan peragaan busana unik dalam sesi penutup.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho (kedua dari kiri) dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi (kedua dari kanan). /Istimewa.
Harianjogja,com, JOGJA—Ribuan penari akan tampil dengan pakaian tradisional nusantara di sepanjang Malioboro dalam perhelatan Malioboro Menari 2023, Sabtu (2/9/2023). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM DIY ini bertujuan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi di kawasan Malioboro sekaligus pelestarian budaya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menjelaskan kegiatan Sibakul Malioboro Menari 2023 ini melibatkan para penari profesional dengan mengambil lokasi dari Teras Malioboro 1 ke arah utara sepanjang Malioboro sekitar 680 meter. Adapun para penari akan akan menggunakan pakaian tradisional nusantara.
BACA JUGA : Minggu Besok, 5.000 Penari Ramaikan Jogja Menari
“Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 1.500 peserta dengan berpakaian tradisional nusantara, ini sekaligus pemecahan rekor Muri. Peserta ini tidak hanya dari Jogja namun dari luar Jogja juga ada,” katanya, Jumat (1/9/2023).
Acara akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Oleh karena itu sekitar pukul 12.00 WIB jalur masuk ke Malioboro akan ditutup sementara. Sehingga masyarakat diimbau untuk mengambil jalur alternatif lain.
Srie berharap event tersebut dapat mendorong peningkatan transaksi para pedangan di Malioboro khususnya Teras Malioboro. Peserta akan mendapatkan kupon kemudian bisa dibelanjakan di kawasan tersebut dengan menyasar pelaku UKM.
“Dari event ini diperkirakan ada perputaran uang sekitar Rp4,7 miliar, mulai dari persiapan hingga perlaksanaan. Karena beberapa peserta dari luar Jogja menginap di hotel, serta potensi belanja di kawasan Malioboro, Beringharjo dan pertokoan,” ujarnya.
BACA JUGA : Ratusan Penari akan Unjuk Gigi di Jalan Mangkubumi Hingga
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Pemilihan Malioboro sebagai venue sangat tepat karena menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di akhir pekan. Kegiatan itu merupakan rangkaian HUT ke-11 Keistimewaan DIY. “Kegiatan ini juga unyuk mendukung Jogja menuju warisan budaya dunia yang saat ini sedang diajukan ke Unesco. Karena tari ini sangat erat kaitan dengan budaya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Fashion Rendezvous 2026 menghadirkan koleksi batik tradisional, gaya urban modern, dan peragaan busana unik dalam sesi penutup.
TNI AU mengerahkan 15 personel Lanud Sjamsudin Noor untuk memadamkan karhutla di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Calvin Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama di Liga Champions saat Lille kalah 0-3 dari Arsenal lewat gol Timber, Eze, dan Saka.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku tentang Gus Dur di Kulonprogo untuk meningkatkan budaya baca sekaligus mengangkat nilai toleransi, keberagaman, dan k
Jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo Oktober 2026, lengkap dengan lokasi MPP, Satpas, SIM Keliling, SIMENOR, dan syaratnya.
Jadwal perpanjangan SIM Gunungkidul Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIMMADE, SIMPITU, SIM Keliling, dan jam pelayanan.