Gerbang Tol Trihanggo Hadir dengan Siluet Ikonik Ratu Boko
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Kendaraan proyek beroperasi di area pembangunan tol Jogja-Solo seksi paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman pada Senin (28/8/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah perlengkapan jalan seperti lampu penerangan, lampu lalu lintas dan rambu-rambu lalu lintas, di area Ring Road dipastikan bakal dipindah saat pembangunan proyek Tol Solo-Jogja Paket 2.2 di atas jalan Ring Road dimulai.
Berbagai perlengkapan jalan yang membentang pasca fly over Jombor ke arah barat telah diidentifikasi, tinggal menunggu eksekusi yang rencana akan dilangsungkan September ini.
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan sarana kelengkapan jalan di area Ring Road terdampak tol telah diidentifikasi. Rencananya pemindahan sarana kelengkapan jalan tersebut akan mulai dilakukan September ini.
Adapun sarana yang dipindahkan merupakan perlengkapan jalan yang membentang setelah fly over Jombor ke arah barat hingga tikungan Ring Road Trihanggo.
"Sebenarnya kami paketnya dari Monjali, tapi kita mulai dari sebelah barat Jombor itu sampai ke barat, sampai mentok itu yang jalan [Ring Road] menikung itu. Jadi mulai baratnya Jombor itu, yang mulai turunan," kata Agung pada Rabu (6/9/2023).
Beberapa sarana perlengkapan jalan seperti lampu hingga rambu jalan dipastikan bakal dipindah menurut pihak kontraktor. Meski dipindah ke tepi, Agung menegaskan sarana tersebut akan tetap difungsikan nantinya. "Ada lampu penerangan jalan, ada APILL, ada pergeseran tapi tetap difungsikan selama pembangunan," kata dia.
BACA JUGA: Promosi Judi Online, Wulan Guritno Dipanggil Bareskrim Polri
Selain lampu dan rambu, beberapa pohon juga teridentifikasi bakal dipindah. Pemindahan pohon kata Agung, telah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman.
"Yang sudah inventaris kemarin tentunya pohon-pohon sudah koordinasi dengan DLH Sleman. Kemudian itu nanti ada pemotongan pohon di Ring Road," ungkapnya.
Tidak hanya memindahkan perlengkapan jalan yang sudah ada, kontraktor juga berencana menambahkan sejumlah rambu proyek di sekitar area pembangunan. "Bahkan akan kami tambahkan nanti kan di situ terjadi proyek, otomatis akan dilengkapi dengan lampu selang yang menempel di dalam sengnya," katanya.
Bila merujuk jadwal, pemindahan sarana kelengkapan jalan dan pohon di area Ring Road harusnya dieksekusi pada September ini. Pihak kontraktor masih menunggu beberapa vendor dalam eksekusi pemindahan ini.
"Kami juga masih menunggu vendornya untuk penebang pohon, kemudian yang bongkar-bongkar itu. Kemudian juga dari yang punya FO, kabel optik itu kan juga harus menyesuaikan," jelasnya.
"Tapi kalau di time schedule di kami ada di September ini kita akan running untuk mulai pengerjaan [tol] di Ring Road."
Sebelumnya Kepala BPTD Kelas III DIY, Yanti Marliana mengungkapkan identifikasi sarana kelengkapan jalan di area Ring Road terdampak tol telah dilakukan beberapa waktu lalu. Sejumlah perangkat seperti lampu, rambu hingga patok jalan masuk dalam daftar sarana yang akan dipindahkan.
"Kemarin yang kami identifikasi ada lampu penerangan jalan, guradrail, rambu, halte, APILL, delinator, patok jalan," ujarnya.
Di sisi lain meski sejumlah sarana dipastikan akan dipindah, Marliana menegaskan bila selama penggarapan jalan tol Solo-Jogja, jalan Ring Road masih bisa digunakan. Pasalnya sampai saat ini belum ada rencana penutupan jalan Ring Road yang terdampak tol. "Masih bisa [lewat], tidak ada rencana penutupan sejauh ini. Hanya pendataan aset dan pemindahan aset yang terdampak saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.