Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama beberapa pegiat sampah di Padukuhan Kweni, Panggungharjo, Sewon, Jumat (8/9/2023)/ist Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Kweni, salah satu padukuhan di Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul, ditetapkan sebagai padukuhan Mandiri Pengelolaan Sampah. Di padukuhan ini, ada pemberian insentif bagi rumah tangga yang telah melakukan pemilahan sampah.
Lurah Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi, menjelaskan pihaknya mewajibkan setiap warga untuk melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dari masing-masing rumah tangga. Ia menegaskan ada pemberian insentif kepada keluarga-keluarga yang telah melakukan pemilahan.
“Di bulan Agustus kami menganggarkan insentif kurang-lebih Rp18 juta sekian, yang kami distribusikan kepada kurang lebih 1.800 keluarga yang telah memilah sampahnya,” ujarnya di Pendopo Kweni, Jumat (8/9/2023).
BACA JUGA: Jembatan Glagah Gelap dan Rawan Kecelakaan, Dishub Minta Penambahan Lampu
Sebagai dukungan dalam pengelolaan sampah, Pemkab Bantul memberikan sejumlah alat pengelolaan sampah organik berupa losida kaktus, komposter bag, ember tumpuk, dan bibit mentok yang diterima oleh Dukuh Kweni, Ketua Pokgiat Kweni, Ketua RT 06 Kweni, dan Bank Sampah Berseri Kweni.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengapreasiasi Padukuhan Kweni yang telah melakukan pilah sampah secara mandiri dari sumbernya. Menurutnya, Kweni merupakan suatu wilayah di Kabupaten Bantul yang padat penduduk. Oleh karena itu, permasalahan sampah menjadi hal yang perlu lebih diperhatikan.
Jika wilayah yang padat penduduk sudah bisa mengelola sampahnya secara mandiri, hal ini bisa menjadi teladan bagi wilayah lain agar juga dapat mengelola sampahnya sendiri. “Ini akan menjadi prototipe pengelolaan sampah bagi desa-desa lain,” kata dia.
Ia berpesan seluruh masyarakat dapat turut andil dalam penanganan masalah sampah. Kalurahan Panggungharjo yang telah dinyatakan sebagai Kalurahan percontohan dalam pengelolaan sampah harus terus disempurnakan sistem pengelolaannya.
“Kalurahan Panggungharjo sudah kita nyatakan sebagai Kalurahan percontohan. Karena memiliki sistem pengelolaan sampah yang relatif komprehensif, karenanya harus terus disempurnakan. Untuk itu kesadaran seluruh warganya ini menjadi kunci,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.