WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi pencurian sepeda motor./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria babak belur dihajar massa di sebuah musola di Kalurahan Bantul, Selasa (12/9/2023) malam. Pria tersebut diduga mencuri motor pada 1 September lalu di wilayah Gandekan, Kalurahan Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan pria tersebut bernama Trio Rachmawan, 26. Adapun musola terletak di dekat Bank BRI Cabang Bantul. “Awalnya petugas piket jaga Sabhara Bank BRI didatangi takmir musola dan melapor ada orang yang diduga pencuri sepeda motor,” ujarnya, Rabu (13/9/2023).
Dari keterangan takmir tersebut, pencurian motor terjadi pada yang pada Jumat (1/9/2023) di Gandekan, Kalurahan Bantul. Takmir tersebut mengaku mengetahui pria tersebut merupakan pelaku pencurian karena masih ingat ciri-cirinya dari rekaman CCTV.
Petugas piket jaga sabhara Bank BRI itu pun kemudian mendatangi musola dan membawa pelaku ke pos penjagaan Bank BRI. “Lalu terduga pelaku dibawa kembali ke musola karena ingin mencocokan pelaku dengan rekaman di CCTV. Ternyata di mushola tersebut sudah banyak massa dan terduga pelaku pun dihajar massa,” ungkapnya.
BACA JUGA: Truk Terguling di Sleman, Sopir Meninggal Dunia
Dari hasil introgasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di Gandekan, Kalurahan Bantul. Tidak lama kemudian anggota Polsek Bantul datang ke musola dan terduga pelaku dibawa ke Polres Bantul untuk penyidikan lebih lanjut.
Adapun kejadian pencurian pada Jumat (1/9/2023) lalu juga telah dilaporkan ke polisi. Dalam Laporan Polisi ini disebutkan pada pukul 12.45 WIB, korban pulang dari salat Jumat kemudian memarkirkan motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AB 3647 XT, diteras depan rumah tanpa mencabut kunci kontak motor.
Kemudian korban masuk kedalam rumah untuk istirahat tidur dan sekitar pukul 13.30 WIB korban bangun tidur dan mendapati motornya sudah tidak ada di teras depan rumahnya. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian Rp15 juta. “Terduga pelaku masih dimintai keterangan sampai saat ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.