Polresta Sleman Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UAD
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Pembangunan tol Jogja Solo. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek tol Jogja Solo ruas Trihanggo-Junction Sleman mau tidak mau harus menghilangkan sejumlah pohon rindang di kawasan Ringroad Trihanggo.
Ratusan pohon perindang jalan di area ringroad yang terdampak pembangunan tol Solo-Jogja-YIA Paket 2.2 akan dipotong gelondongan karena tidak memungkinkan untuk dipindah atau ditanam di lokasi lain. Meski demikian peremajaan akan dilakukan dengan menanam bibit pohon baru oleh pihak pengembang.
BACA JUGA : Update Tol Jogja Solo Seksi 1, Pembebasan Lahan Capai 92 Persen
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani menjelaskan dengan melihat situasi dan kondisinya, pohon yang terdampak pembangunan tol Solo-Jogja seksi 2 di kawasan Ringroad Trihanggo tidak memungkinkan untuk dibongkar dan ditanam di tempat lain. Penyebab karena tidak ada tempat pemindahan yang memungkinkan, sehingga pohon-pohon tersebut dengan terpaksa nantinya akan ditebang menjadi gelondongan.
"[Dipindah di lokasi lain] Enggak hidup kalau seperti itu, sulit. Kalau mau mindah, pindah di mana?, tempatnya juga enggak ada. Yang ditebang pohonnya dikumpulkan di gudang," katanya Sabtu (16/9/2023).
Ia mengatakan sebanyak 250 pohon peneduh atau perindang di jalan Ringroad Trihanggo dipastikan terdampak tol Solo-Jogja-YIA, paket 2.2. Pohon-pohon yang kena imbas pembangunan tol Solo Jogja YIA merupakan pohon yang berada di tengah jalan ring road termasuk pohon yang terletak di Utara maupun Selatan jalan.
"Itu [pohonnya] besar, kecil, sedang, jumlahnya segitu, 250 pohon. Tiga sisi [pohonnya] kanan, kiri, tengah. Itu pohon yang membentang dari barat fly over Jombor sampai tikungan Ngawen," ujarnya.
Pihak pembangun tol Solo-Jogja-YIA akan mengganti pohon yang ditebang dengan bibit pohon yang baru sesuai dengan jumlah pohon yang terdampak. "Sementara menganti tanaman. Dikirim ke DLH Sleman," ungkapnya.
DLH Sleman menyodorkan sejumlah kriteria khusus bibit pengganti kepada pihak kontraktor. Salah satunya pohon tabebuya sebagai pengganti. Lalu mengenai ukurannya, bibit tabebuya yang diserahkan nantinya paling tidak harus memiliki ketinggian 3-4 meter dengan diameter 5-10 sentimeter.
BACA JUGA : Apa Kabar Pemindahan Makam akibat Proyek Tol Jogja-Solo? Begini Sikap Kalurahan Tirtoadi
"Infonya di September ini sudah ditukar. Dia [kontraktor] baru nyari-nyari pohonnya," kata dia.
Bibit pohon pengganti rencananya akan kembali ditanam di area ringroad. Hanya saja, terkait letak pastinya masih menunggu desain jalan ring road pasca pembangunan tol Solo Jogja YIA.
"Saya belum tahu desain pinggir-pinggir [jalannya] seperti apa. Kalau tengah kan jelas enggak mungkin, karena atas kan ada tol melayang, enggak mungkin," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Alfamidi menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur untuk 875 anak di 26 kabupaten/kota sebagai dukungan pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
FIFA menyiapkan dana kompensasi Rp6,38 triliun bagi klub yang melepas pemain ke Piala Dunia 2026. Klub bisa memperoleh miliaran rupiah untuk setiap pemain.
PT Epson Indonesia mendorong implementasi Smart Classroom di sekolah-sekolah Yogyakarta melalui integrasi AI dan teknologi interaktif.
Wamendikdasmen Fajar Riza melakukan groundbreaking TK Aisyiyah Pembina Unit 2 di Bantul sebagai komitmen pemerataan akses pendidikan.