Pengguna Claude Heboh, Percakapan AI Tiba-Tiba Muncul di Google
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Ilustrasi jenazah./Antara-Ardiansyah
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Sleman, Olga Renada Uktarani, ditemukan meninggal di sebuah kamar indekos di kawasan Jl Ringin Raya, Ngringin, Condongcatur Depok, Sleman, Senin (18/9/2023) siang.
Tak ada tanda kekerasan pada jenazah warga Air Dingin Kecamatan Kaur Selatan Kab. Kaur Provinsi Bengkulu. Perempuan berusia 21 tahun itu diduga meninggal karena sakit mendadak.
Baca Juga: Mahasiswa asal Bantul Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos
Kapolsek Depok Timur, Kompol Masnoto mengungkapkan, peristiwa meninggalnya Olga kali pertama diketahui oleh Elya Saputra, 36, warga Jinreman Klopo Sawit, Giri Kerto, Turi, Sleman. Sepupu dari Olga ini dihubungi oleh orang tua korban dari Bengkulu yang memberitahukan kalau sejak tadi pagi, korban dihubungi tidak menjawab. Padahal, ponsel korban hidup akan tetapi tidak diangkat.
Selanjutnya pukul 14.30 WIB, Elya bersama dengan Muhammad Khairul Muna, 27 th, penjaga indekos megecek kamar korban ternyata kamar dalam keadaan dikunci dari dalam. Keduanya, sempat mencoba membuka menggunakan kunci cadangan namun tidak bisa. Sebab, diduga didalam ada kunci nya dan menggantung di dalam lubang kunci. Kemudian keduanya membuka paksa pintu menggunakan linggis.
"Diketahui korban dalam keadaan telungkup di kasur dengan posisi kepala ke sebelah utara," kata Kapolsek.
Baca Juga: Seorang Mahasiswa Tewas saat Ikuti Pembaretan Menwa di Pelabuhan Ratu
Elya Saputra berusaha membangunkan korban namun tidak bergerak dan ketika badannya di balik kondisi sudah kaku dan kakinya membiru atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Depok Timur. Petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan oleh tempat kejadian perkara.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, oleh medis tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, dinyatakan sudah meninggal lebih dari 12 jam, kekakuan mayat sudah terbentuk. Selanjutnya korban di bawa ke RS Bhayangkara Polda DIY guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan awal di TKP bahwa korban meninggal dunia diduga karena sakit mendadak," lanjut Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.