Tol Jogja-Solo Seksi Sleman-Gamping Mulai Dibangun
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
Kunjungan Pemkab Sleman ke Pondok Pesantren Baitussalam, Cangkringan dalam rangka Hari Santri pada Selasa (10/10/2023).(Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman)
Harianjogja.com, SLEMAN—Menyambut Hari Santri, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengunjungi sejumlah Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Sleman. Selain soal pendidikan, ponpes didorong ikut mengembangkan wirausaha.
Kunjungan dilakukan di Pondok Pesantren Al Muhdi Krapyak, Wedomartani, Ngemplak dan Pondok Pesantren Baitussalam, Cangkringan. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengungkapkan bila kunjungan ke pondok pesantren di Sleman merupakan upaya untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah dengan para ulama dan santri.
"Selain dalam rangka menyambut Hari Santri, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi pemerintah dengan para ulama dan santri terutama dalam mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama," kata dia pada Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Besok Hari Santri Nasional, Mengenal Sejarahnya dan Peran Santri dalam Bela Negara
Pondok pesantren kata Kustini memiliki kontribusi dalam memajukan pendidikan terutama dalam pendidikan akhlak di Kabupaten Sleman. Menurutnya hal tersebut akan memberi pengaruh yang baik bagi lingkungan sekitar pondok pesantren dan lingkungan secara umum. Muaranya kata Kustini akan tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif sampai saat ini.
Rencananya kunjungan ini akan dilaksanakan di 10 Pondok Pesantren yang berada di Wilayah Sleman. Dalam rangka peringatan Hari Santi, Kustini juga mengajak pondok pesantren untuk terus mengembangkan potensi para santrinya. Salah satunya di bidang wirausaha melalui program enterprenership.
"Pemkab Sleman selalu siap bekerja sama dan mendampingi pondok pesantren untuk membantu pengembangan potensi santri agar bisa mandiri secara ekonomi melalui program wirausaha," katanya.
Baca Juga: Wapres ke Jogja untuk Hadiri Peringatan Hari Santri
Dukungan wirausaha diberikan Pemkab Sleman melalui program Santri Prenership. Program merupakan pengembangan industri kecil menengah di lingkungan Pondok Pesantren.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah bekerja sama dengan Baznas Sleman untuk menyalurkan bantuan Rp5 juta sebagai inisiatif untuk dapat memulai usaha bagi ponpes yang belum memiliki usaha. Bantuan tersebut juga dapat digunakan untuk pengembangan usaha di ponpes yang telah memiliki program wirausaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
Komdigi memperingatkan 22 PSE yang belum mendaftar. Jika hingga 13 Juli 2026 belum patuh, layanan digital berisiko diblokir.
Pemkot Jogja masih mematangkan penataan Malioboro, termasuk becak listrik, akses kendaraan, dan perbaikan fasilitas water station.
Bupati Banyumas mengajak generasi muda melestarikan tradisi petungan Jawa melalui workshop yang membahas filosofi, weton, dan kearifan lokal.
Kelurahan Bumijo menggelar pelatihan ecoprint untuk meningkatkan keterampilan warga dan membuka peluang usaha berbasis bahan alami.
KPK menyita 12.000 dolar Singapura terkait kasus Kuansing, diduga bagian dari uang amplop yang dikembalikan Menteri Kehutanan.