SIM Keliling Gunungkidul: Ada di Taman Parkir Pasar Argosari
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaku pencurian di kantor DPRD Sleman ditangkap oleh aparat Polresta Sleman. Pelaku yang berinisial BAM, 37, warga Kopatan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman tersebut ternyata sehari-harinya bekerja sebagai wartawan salah satu media daring yang kerap bertugas di wilayah Kabupaten Sleman.
Kepada petugas BAM mengakui pencurian itu ia lakukan lantaran desakan ekonomi.
Tak hanya itu, dia juga mengaku sakit hati lantaran selama ini tak pernah masuk ke dalam daftar mitra kerja sama anggota maupun Sekretariat DPRD Sleman. "Menurut pelaku, selama ini dia tidak digubris [oleh DPRD Sleman]. Bahkan, orang lain ditampung, tetapi yang bersangkutan tidak pernah diajak kerja sama dengan fraksi-fraksi di DPRD. Ini yang membuat pelaku kecewa. Saat itu pelaku datang tidak ada anggota Dewan, adanya kamera. Ya kamera itu yang diambil," kata Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian saat jumpa pers di Mapolresta Sleman, Jumat (27/10/2023).
Adrian mengatakan pelaku selama ini memang sering datang ke gedung DPRD Sleman. "Memang selama ini yang bersangkutan sering ke gedung Dewan untuk melakukan peliputan dan penawaran kontrak kerja sama. Tetapi baru kali ini dia mengambil kamera," ujar dia.
BACA JUGA: BREAKING NEWS: Gedung DPRD Sleman Dibobol Maling, Kamera dan Wireless Senilai Rp70 Juta Raib
Diketahui, BAM ditangkap setelah melakukan pencurian kamera genggam (handycam) dan wireless milik Sekretariat DPRD Sleman, Selasa (24/10/2023) siang.
Penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari Sukoco, salah satu staf Sekretariat DPRD Sleman.
Menurut penuturan Adrian, Sukoco awalnya mendapatkan mendapatkan laporan dari protokoler tentang hilangnya kamera Handycam Sony beserta Nek Wireless Video Transmitter E C VW Pro 200 yang tidak ada di tempatnya. Padahal kamera tersebut hendak digunakan oleh protokoler.
Sukoco dan staf Sekretariat DPRD lainnya lantas mengecek dan memang kamera itu raib. Dibantu petugas keamanan, staf protokol menuju ke ruang server kontrol utama CCTV. Berdasarkan pantauan CCTV didapatkan jika ada seseorang telah mengambil kamera tersebut.
"Pada Selasa [24/10/2023] sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian atas kejadian tersebut mereka melaporkan hal itu ke Polsek Sleman untuk dilakukan penyelidikan," kata Adrian di Mapolresta Sleman, Jumat (27/10/2023) sore.
Sementara Sekretaris DPRD Sleman Muhammad Aji Wibowo mengakui jika kamera yang dicuri itu adalah kamera yang biasa digunakan untuk meliput kegiatan Dewan. Kamera itu satu paket dengan wireless di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sleman. "Untuk nilainya lumayan. Karena yang mahal itu wireless yang menghubungkan kamera ke layar. Ya, kira-kira Rp60 juta sampai Rp70 juta kerugiannya," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
KTM akui masalah mesin MotoGP dari komponen pemasok. Kecelakaan Catalunya jadi pemicu. KTM butuh izin Ducati, Honda, Yamaha untuk perbaikan.
Hujan meteor Perseid 2026 mulai aktif sejak 17 Juli hingga 24 Agustus. Masyarakat Indonesia berpeluang menyaksikan bintang jatuh dan fenomena fireball.
NORAD dan FAA memberlakukan pembatasan ruang udara di New York dan New Jersey menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di MetLife Stadium.
Jadwal lengkap MotoGP Silverstone 2026, 7-9 Agustus. Rekor 11 pemenang berbeda dan perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3.
Google ganti nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook dengan fitur eksekusi kode untuk analisis data interaktif. Tersedia untuk pengguna AI Ultra dan Pro.