Arema FC Berebut Tiket Semifinal, Persib Bidik Sapu Bersih
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaku pencurian di kantor DPRD Sleman ditangkap oleh aparat Polresta Sleman. Pelaku yang berinisial BAM, 37, warga Kopatan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman tersebut ternyata sehari-harinya bekerja sebagai wartawan salah satu media daring yang kerap bertugas di wilayah Kabupaten Sleman.
Kepada petugas BAM mengakui pencurian itu ia lakukan lantaran desakan ekonomi.
Tak hanya itu, dia juga mengaku sakit hati lantaran selama ini tak pernah masuk ke dalam daftar mitra kerja sama anggota maupun Sekretariat DPRD Sleman. "Menurut pelaku, selama ini dia tidak digubris [oleh DPRD Sleman]. Bahkan, orang lain ditampung, tetapi yang bersangkutan tidak pernah diajak kerja sama dengan fraksi-fraksi di DPRD. Ini yang membuat pelaku kecewa. Saat itu pelaku datang tidak ada anggota Dewan, adanya kamera. Ya kamera itu yang diambil," kata Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian saat jumpa pers di Mapolresta Sleman, Jumat (27/10/2023).
Adrian mengatakan pelaku selama ini memang sering datang ke gedung DPRD Sleman. "Memang selama ini yang bersangkutan sering ke gedung Dewan untuk melakukan peliputan dan penawaran kontrak kerja sama. Tetapi baru kali ini dia mengambil kamera," ujar dia.
BACA JUGA: BREAKING NEWS: Gedung DPRD Sleman Dibobol Maling, Kamera dan Wireless Senilai Rp70 Juta Raib
Diketahui, BAM ditangkap setelah melakukan pencurian kamera genggam (handycam) dan wireless milik Sekretariat DPRD Sleman, Selasa (24/10/2023) siang.
Penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari Sukoco, salah satu staf Sekretariat DPRD Sleman.
Menurut penuturan Adrian, Sukoco awalnya mendapatkan mendapatkan laporan dari protokoler tentang hilangnya kamera Handycam Sony beserta Nek Wireless Video Transmitter E C VW Pro 200 yang tidak ada di tempatnya. Padahal kamera tersebut hendak digunakan oleh protokoler.
Sukoco dan staf Sekretariat DPRD lainnya lantas mengecek dan memang kamera itu raib. Dibantu petugas keamanan, staf protokol menuju ke ruang server kontrol utama CCTV. Berdasarkan pantauan CCTV didapatkan jika ada seseorang telah mengambil kamera tersebut.
"Pada Selasa [24/10/2023] sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian atas kejadian tersebut mereka melaporkan hal itu ke Polsek Sleman untuk dilakukan penyelidikan," kata Adrian di Mapolresta Sleman, Jumat (27/10/2023) sore.
Sementara Sekretaris DPRD Sleman Muhammad Aji Wibowo mengakui jika kamera yang dicuri itu adalah kamera yang biasa digunakan untuk meliput kegiatan Dewan. Kamera itu satu paket dengan wireless di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sleman. "Untuk nilainya lumayan. Karena yang mahal itu wireless yang menghubungkan kamera ke layar. Ya, kira-kira Rp60 juta sampai Rp70 juta kerugiannya," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Dokter mengingatkan obesitas pada perempuan merupakan penyakit kronis yang meningkatkan risiko gangguan reproduksi, kehamilan, dan penyakit jantung.
Bandara Soekarno-Hatta siap melayani operasional perdana Airbus A380 Emirates pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung laga Chelsea vs AC Milan.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati mendukung Sekolah Rakyat Kulonprogo, namun meminta pemerintah mematangkan perencanaan dan evaluasi pelaksanaannya.
Dino Patti Djalal meminta perubahan iklim menjadi prioritas utama dunia dan mendorong Indonesia mempercepat target 100 GW energi surya.