Api Bakar 10 Hektare Lahan di Imogiri, 127 KK Berpotensi Terdampak
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—DPD PDIP DIY mengaku tak mempermasalahkan dengan ditetapkannya Gibran Rakabuming Raka yang merupakan Cawapres pasangan Prabowo Subianto sebagai panglima pemenangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk wilayah Jawa Tengah-DIY.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Totok Hedi Santosa menyampaikan partainya yang mengusung Ganjar-Mahfud sebagai Capres-Cawapres sudah cukup solid, sehingga tidak mempermasalahkan Gibran ditunjuk sebagai panglima pemenangan atau apapun bersama koalisinya. "Gibran atau siapa mau jadi panglima, kami ini mengusung Ganjar-Mahfud dan sudah memiliki tim yang sangat solid," kata Totok, Kamis (23/11/2023).
Totok pun mengingatkan bahwa Jawa Tengah-DIY sudah lama dikenal sebagai kandang banteng atau salah satu basis terbesar suara dari partainya.
Dengan demikian penunjukan Gibran sebagai panglima pemenangan tentu tidak mudah untuk merebut suara di kawasan tersebut. "Jateng mau digoncang enggak mudah lah. Itu kan ilusi saja mau goncang. Itu ilusi kelompok sana saja bahwa dia ingin merebut suara Jateng. Dipersilakan, mari kita berkompetisi secara fair," jelasnya.
Penunjukan Gibran sebagai panglima pemenangan KIM tidak lepas dari sosoknya yang dinilai sebagai representasi generasi muda.
BACA JUGA: Ribut-Ribut Iklan Prabowo-Gibran Melibatkan Anak-Anak, Ini Penjelasan Komandan Tim Kampanye
Pencalonan dan penunjukan putera sulung Presiden Jokowi itu diharapkan bisa mengamankan suara generasi milenial di wilayah Jateng-DIY.
Totok juga memastikan apa yang dilakukan partainya dengan generasi milenial membuat kelompok itu cukup banyak yang bergabung dengan tim sukarelawan dan pemenangan. Dengan begitu PDIP DIY optimistis suara di Jateng-DIY tetap bulat untuk Ganjar-Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 3 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.