Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Gelaran Kotagede Mencari Bakat yang digelar beberapa waktu lalu. Menampilkan berbagai potensi kesenian budaya dan produk-produk UMKM khas Kotagede/ Dokumentasi Kemantren Kotagede
Harianjogja.com, JOGJA—Kotagede Mencari Bakat kembali digelar pada 17-18 November lalu. Ini merupakan pagelaran seni dan budaya yang diinisiasi oleh warga Kotagede. Tujuannya, untuk menggali potensi bakat seni dan budaya yang dimiliki oleh warga Kotagede.
Mantri Pamong Praja Kotagede Komaru Ma'arif menyebut tahun ini merupakan kedelapan kalinya Kotagede Mencari Bakat digelar. Selain menggali potensi, kegiatan ini juga menjadi wujud apresiasi dan dukungan jajaran Kemantren Kotagede kepada masyarakat.
Total terdapat 57 peserta yang mengikuti Kotagede Mencari Bakat. Terdiri dari lima kategori. Di antaranya kategori tarian anak, tarian dewasa, musik anak-anak, musik dewasa, hingga paduan suara. Seluruhnya dinilai dan dilombakan.
"Peserta Kotagede Mencari Bakat menampilkan potensi masing-masing dengan maksimal di hadapan hadirin dan dewan juri penilai," jelas Komaru melalui pesan singkat, Jumat (24/11/2023).
BACA JUGA: Waspadalah! Caleg Kalah Pemilu Punya Potensi Alami Gangguan Jiwa
Selain pertunjukan seni dan budaya, puluhan stand UMKM juga turut memeriahkan gelaran Kotagede Mencari Bakat. Plt Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kemantren Kotagede, Suharti menuturkan ada berbagai produk UMKM yang tersedia. Mulai dari kerajinaan, kuliner, hingga produk herbal. Seluruhnya terpajang di halaman Kantor Kemantren Kotagede.
"Ini sebagai wujud dukungan kami untuk memberikan ruang dan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk yang dijual kepada masyarakat," ujar Suharti.
BACA JUGA: Muhammadiyah Persiapkan Generasi Muda Menyongsong Indonesia 2045
Sebagai penarik, pihaknya turut membagikan kupon bagi para peserta Kotagede Mencari Bakat. Setiap peserta, mendapat empat lembar voucher pembelian. Satu lembar voucher bernilai Rp 2.000.
"Setelah selesai acara, penjual UMKM dapat menukarkan voucher tersebut kepada penyelenggara untuk ditukarkan dengan uang tunai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Dasco menilai Nanik S. Deyang pilihan tepat memimpin BGN dan mengapresiasi keputusan Prabowo merombak pimpinan Badan Gizi Nasional.
Indro Warkop merilis lagu "Dan Aku Rindu" untuk mengenang Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil. Lagu ini menjadi soundtrack film Warkop DKI: Viralin Dong!.
Inflasi DIY Mei 2026 mencapai 0,15% secara bulanan dan 2,77% tahunan. Kenaikan dipicu tarif angkutan udara, LPG, dan harga cabai.
Audit internal BGN masih berlangsung usai pergantian pimpinan. Pemerintah akan mengumumkan hasil evaluasi Program Makan Bergizi Gratis.
Presiden Prabowo mengganti pimpinan BGN setelah evaluasi 1,5 tahun. SOP, tata kelola, dan kualitas makanan MBG menjadi sorotan.