Pemkab Bantul Prioritaskan Gaji ASN dan PPPK Rp41 Miliar per Bulan
Pemkab Bantul memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayarkan tepat waktu. Kebutuhan anggaran mencapai Rp40 miliar-Rp41 miliar setiap bulan.
Ade Armando - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pernyataan Ade Armando yang mengkritik fenomena politik dinasti di Jogja membuat gerah sejumlah pihak. Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) pun berencana menggruduk kantor PSI DIY, Senin (4/12/2023) siang.
Politikus PSI itu sebelumnya mengeluarkan video pendek yang mengkritik aksi unjuk rasa sejumlah BEM di Jogja soal majunya Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden. Mahasiswa menilai tindakan majunya Gibran merupakan penghinaan terhadap demokrasi serta melanggengkan politik dinasti.
Hal ini direspons Ade dengan menyebut bahwa yang dilakukan oleh BEM UI dan BEM UGM itu ironi. Dia beralasan yang jelas-jelas menunjukkan politik dinasti justru wilayah tempat mereka menggelar aksi yakni Jogja. "Ini ironi sekali karena mereka justru sedang berada di sebuah wilayah yang jelas-jelas menjalankan politik dinasti dan mereka diam saja," katanya.
Merespons kegaduhan tersebut Ketua PSI DIY Kamaruddin mengatakan, ada tiga hal penting yang berkaitan dengan pernyataan Ade Armando tersebut yang tidak berkaitan secara langsung dan tidak mewakili dari PSI termasuk pengurus wilayah.
Kamar menyatakan, PSI DIY selalu menghormati keistimewaan DIY. Sebab, Jogja memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa dan punya aturan hukum sendiri lewat Undang-undang Keistimewaan (UUK) No. 13/2012.
BACA JUGA: Tebing Longsor, Kereta Jakarta-Jogja Dialihkan lewat Bandung, Ini Daftarnya
Kedua, pihaknya akan tetap menerima segala aspirasi warga Jogja karena seluruh warga masyarakat di wilayah ini sudah dianggapnya sebagai sedulur bagi kawan-kawan PSI. Terakhir, Kamar menegaskan bahwa pernyataan Ade Armando merupakan pernyataan pribadi dan bukan atas nama PSI. Sebab video tersebut disalurkan melalui media sosial pribadinya.
Menurut Kamar, PSI DIY akan selalu menerima dengan hati dan penuh keterbukaan dengan sehormat-hormatnya jika ada aspirasi dari warga Jogja terkait pernyataan Ade Armando tersebut. "Kami terima dengan hati, dengan keterbukaan sehormat-hormatnya. Aspirasi dari sedulur Jogja itu merupakan aspirasi bersama yang memang menjadi hak sedulur Jogja," jelas Kamar, Senin (4/12/2023).
Ia juga menyampaikan jika pernyataan Ade Armando merupakan ungkapan pribadi, pernyataan sebagai individu dan karena itu tidak terkait PSI sebagai pernyataan partai.
"Ade Armando menyampaikannya melalui media sosial pribadi ya. Jadi memang bukan dalam ranah PSI. Meskipun Ade Armando sebagai caleg PSI, tetapi tidak masuk dalam kepengurusan organisasi parpol. Hari ini yang bersangkutan juga sudah meminta maaf kepada kita semua, warga di Jogja," katanya.
Sikap PSI, kata dia juga selalu menghormati DIY sebagai salah satu daerah istimewa. Selain sudah dituangkan dalam hukum atau UUK DIY, Jogja juga kita kenal memiliki sejarah panjang dalam mempertahankan NKRI. Jogja disebutnya adalah kota perjuangan. "Kita selalu ingat dan hormati keistimewaan DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayarkan tepat waktu. Kebutuhan anggaran mencapai Rp40 miliar-Rp41 miliar setiap bulan.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.