Advertisement

Bawaslu Catat Ada Ratusan APK Melanggar di Sleman

Catur Dwi Janati
Senin, 04 Desember 2023 - 22:37 WIB
Catur Dwi Janati
Bawaslu Catat Ada Ratusan APK Melanggar di Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sleman mencatat adanya ratusan alat peraga kampanye (APK) di Sleman yang pemasangannya melanggar.   

Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengungkapkan hingga Senin (4/12/2023) sore dari data sementara yang terkumpul ada 377 APK yang dinyatakan melanggar. Ratusan APK tersebut tersebar di 14 kapanewon selain Cangkringan, Kalasan, dan Minggir. 

Advertisement

"Saat ini, temuan APK ini sedang dikaji Panwaslu Kecamatan dan dalam waktu dekat akan disampaikan ke KPU Sleman untuk ditindaklanjuti," tutur Arjuna. 

Baca Juga:

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pelanggaran Kampanye di Media Sosial

Tak Kantongi Izin Kepolisian, Empat Agenda Kampanye di Jogja Batal

Ini Dia Daerah Rawan Pelanggaran saat Kampanye Pemilu 2024

Laporan yang masuk ke Arjuna beberapa APK peserta Pemilu nampak melanggar dari segi tata cara pemasangannya. Di antaranya spanduk yang melintang jalan, spanduk yang dipasang di pohon, tiang listrik, tiang telepon lampu APILL dan sebagainya. 

"Kalau masa kampanye ini kan kita sudah menganggap semua alat peraga itu sudah masuk kategori alat peraga kampanye, jadi kita lebih fokus ke tata cara pemasangannya," tandasnya. 

Arjuna menegaskan bila setiap harinya tim Panwaslu Kecamatan melakukan pengawasan di areanya masing-masing. 

Di sisi lain sejak dibuka masa kampanye pada Selasa (28/11/2023) hingga Minggu (3/12/2023) sudah ada 12 pertemuan yang dihadiri caleg dan relawan. 

"Data sementara kegiatan pertemuan yang dihadiri caleg dan relawan paslon yang diawasi Bawaslu Sleman hingga kemarin 3 Desember 2023 sebanyak 12 kegiatan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kasus Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Jadi Kasus Terbanyak di Mahkamah Syariyah di Aceh

News
| Selasa, 05 Maret 2024, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement