Panas Ekstrem Prancis: 2.025 Kematian dan Rumah Sakit Penuh
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Pekerja menyelesaikan pengerjaan instalasi listrik di Protek TPST Minggir, Kamis (14/12/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan TPST Sendangsari Minggir baru akan beroperasi pada Maret 2024.
Saat ini sejumlah persiapan telah dilakukan agar pengoperasional TPST di wilayah barat tersebut bisa tepat waktu dan berjalan optimal.
Ketua Pelaksana Satgas Pengelolaan Sampah Sleman Dwi Anta Sudibyo mengatakan saat ini pembangunan TPST Sendangsari, Minggir terus dikebut pengerjaannya.
Diharapkan, TPST yang menempati lahan seluas 6.600 meter di atas tanah kas desa tersebut selesai pada akhir Desember 2023.
BACA JUGA: Kapasitas Pengelolaan Sampah TPS3R Nitikan Ditingkatkan dengan Menambah Alat
Adapun kontraktor pelaksana pembangunan TPST Minggir saat ini dikerjakan oleh CV Insan Pembangunan dengan pagu anggaran konstruksi senilai Rp9,1 miliar dari APBD Sleman.
"Sedang berproses. Dan akan selesai pada akhir Desember 2023," kata Dibyo, Kamis (14/12/2023).
Selain didanai oleh APBD Sleman, menurut Dibyo yang juga Kepala Bappeda Sleman ini TPST Minggir akan mendapatkan pembiayaan dari Dana Keistimewaan (Danais) senilai Rp7,4 miliar, dan pagu untuk anggaran operasional senilai Rp1,9 miliar.
Diharapkan keberadaan TPST Minggir ini mampu menyokong keberadaan dari TPST Tamanmartani yang mulai beroperasi pada Januari 2024.
Sebab, TPST Minggir diperkirakan jika beroperasi optimal akan mampu mengubah sampah menjadi Retfuse Derived Fuel (RDF) sebanyak 60 ton per hari. Sedangkan TPST Tamanmartani memiliki kapsitas pengolahan sampai 90 ton per hari.
"Jadi kami harapkan nantinya keberadaan TPST Minggir akan ikut mengatasi persoalan sampah di Sleman," terang Dibyo.
Dibyo mengungkapkan meski pembangunan TPST Minggir akan selesai pada akhir Desember 2023, namun tidak bisa langsung dioperasionalkan. Sebab, pihaknya masih harus membangun jalan sebagai akses masuk TPST. Selain itu, perlu adanya uji coba pengoperasionalan alat sebelum nantinya TPST Minggir beroperasi.
BACA JUGA: Desentralisasi Pengolahan Sampah di DIY, Ini Detail Lokasinya di 3 Wilayah
"Jadi Maret 2023 baru bisa beroperasi. Saat ini kami sedang akan membangun akses masuk di sisi barat TPST. Sekarang sedang kami talud dan akan kami bangun jalannya di awal Januari 2024," terang Dibyo.
Pembangunan jalan akses masuk TPST Minggir di sebelah barat ini penting, sebab, kata Dibyo hal ini sesuai dengan kesepakatan warga. Di mana warga Sendangsari sepakat TPST Minggir dibangun di Denokan, Sendangsari, asalkan akses truk pengangkut sampah tidak melewati jalan yang saat ini ada.
"Karena masyarakat menghendaki tpst minggir menggunakan jalan akses sendiri, tidak menggunakan akses yang sudah ada. Maka kami bangunkan jalan sendiri," papar Dibyo.
Mengenai petugas pengoperasional alat di TPST Minggir, Dibyo enggan mengungkapkan lebih detail. Sejauh ini, Dibyo menyatakan telah ada pelatihan bagi petugas pengoperasional TPST Tamanmartani.
"Mereka [petugas pengoperasional alat di TPST Tamanmartani] sudah mulai mendapatkan pelatihan. Mereka kami gaji sejak 1 Desember. Dan, ini sudah kami anggarkan," jelasnya.
Lurah Sendangsari, Minggir, Afan Nur Ihsan mengatakan warganya sepenuhnya mendukung pembangunan TPST dengan sejumlah catatan.
Di antaranya, keberadaan TPST diminta tidak menimbulkan pencemaran dan mengganggu warga sekitar.
"Warga minta jangan sampai ada pencemaran atau yang merugikan. Jika itu terjadi, kami dan warga berhak untuk menutup," kata Afan.
Menurut Afan, lokasi TPST Minggir menggunakan Tanah Kas Desa (TKD) dan jauh dari pemukiman warga. Dulunya lokasi TPST Minggir berupa perkebunan tebu. Agar tidak mengganggu aktivitas warga, maka diperlukan rekayasa lalu lintas untuk truk pengangkut sampah.
"Warga memang menghendaki akses keluar masuknya tidak menggunakan jalan yang telah ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Sidang dugaan suap Sudewa mengungkap kesaksian Ketua Kadin Kota Surakarta yang mengaku menyerahkan Rp125 juta melalui seorang perantara.
Penjualan seragam sekolah di Jogja melonjak menjelang tahun ajaran baru. Omzet toko mencapai Rp15 juta per hari seiring membludaknya pembeli.
Perempuan Bangsa DIY menggelar Muswil sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penguatan kader untuk menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United absen di Piala Presiden 2026. Turnamen kini diikuti delapan tim, termasuk tiga klub luar negeri.