Advertisement

Dispar Kota Jogja Prediksi Kawasan Gumaton Masih Jadi Favorit selama Libur Nataru

Alfi Annisa Karin
Senin, 18 Desember 2023 - 21:17 WIB
Mediani Dyah Natalia
Dispar Kota Jogja Prediksi Kawasan Gumaton Masih Jadi Favorit selama Libur Nataru Suasana kawasan Malioboro, Senin (18/12) - Harianjogja - Alfi Annissa Karin

Advertisement

Harianjogja.com, UMBULHARJO—Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menyebut setidaknya akan ada 9,6 juta pergerakan masyarakat di DIY selama libur nataru mendatang. Angka ini didapatkan dari survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu.

Wahyu memprediksi 80% pergerakan itu akan terjadi di Kota Jogja. Utamanya, di kawasan Tugu, Malioboro, dan Kraton (Gumaton). Ini tak lepas dari tren yang sudah-sudah. Ada juga anggapan wisatawan yang tak lengkap datang ke Jogja jika tak berkunjung ke Malioboro.

Advertisement

"Kebiasaan yang sudah-sudah seperti itu, seminggu itu. Biasanya siangnya di destinasi yang berdasarkan bentang alam. Kalau siang pantai, gunung. Malamnya baru di Malioboro," ujarnya, Senin (18/12/2023).

Selama libur nataru ini, Dispar Kota Jogja tak menargetkan jumlah kunjungan wisatawan secara spesifik. Ini lantaran target kunjungan wisatawan sepanjang 2023 sudah terpenuhi. Wahyu mengatakan, Pemkot Jogja menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1,8 juta selama 2023. Angka ini sudah jauh terlampaui bahkan sejak akhir November lalu.

"Akhir November kemarin teman-teman dari seluruh jasa pariwisata dari hasil statistik sudah bisa mencapai sekitar 4 juta-an," katanya.

Baca Juga:

H-10 Libur Nataru, Semua Proyek Jalan Disetop

Mau Mudik saat Libur Nataru? Polresta Sleman Siapkan 3 Pospam Nataru, Salah Satunya Ada Rest Area

Menjelang Libur Nataru, Tebing Breksi Mulai Diserbu Pengunjung

Sementara itu, Wahyu menuturkan pihaknya akan turut menyiapkan pos layanan informasi wisatawan. Beroperasi mulai dari awal pergerakan wisatawan, yakni 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024. Lokasinya ada di dua titik pusat keramaian. Satu di sisi timur Museum Sonobudoyo. Pos lainnya berada di depan Malioboro Mall. Pos ini akan menjadi pusat informasi bagi wisatawan. Layanan informasi juga tak hanya diberikan di pos. Anggota Dispar yang mengenakan seragam khusus juga akan berkeliling. Ini supaya masyarakat tak lagi merasa segan untuk bertanya atau menyampaikan keluhan.

"Kita juga akan menjadi etalase dari layanan publik yang diberikan oleh tujuh OPD lain," imbuhnya.

Sejauh ini Dispar Kota Jogja telah bersiap. Wahyu juga telah meminta para pelaku pariwisata untuk menyiapkan diri. Termasuk para pengelola kampung wisata yang bisa menjadi alternatif pariwisata di Kota Jogja. Ini diharapkan dapat memecah kepadatan di kawasan Gumaton. Selain itu, dia berharap jangan sampai pengelola wisata justru melewatkan begitu saja momentum datangnya wisatawan pada akhir tahun ini. Pengecekan kesiapan fasilitas juga dilakukan di destinasi wisata, hotel, hingga pusat perbelanjaan.

"Sehingga kita mencoba meminimalkan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, sehingga persepsi dari wisatawan itu selalu positif," ungkap Wahyu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement