Video Konvoi Berbahaya Viral, Polres Bantul Amankan 11 Pelajar
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
Ilustrasi pohon tumbang./ist BPBD Sleman
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengirimkan sejumlah bantuan permakana dan peralatan logistik kepada daerah terdampak bencana angin kencang yang terjadi pada Rabu (3/1/2024) kemarin. Hujan yang disertai angin kencang itu dilaporkan memporak-porandakan fasilitas umum dan rumah warga di sejumlah daerah.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY, Lilik Andi Aryanto menjelaskan, bantuan yang dikirimkan itu disalurkan ke BPBD masing-masing kabupaten kota untuk segera dibagikan ke warga terdampak. Selain paket makanan, bantuan yang dikirim juga berupa peralatan untuk penanganan bencana.
"Untuk bantuan permakanan selain dari anggaran rutin kita juga ada bantuan dari BNPB seperti beberapa peralatan logistik juga sudah dikirim per hari ini," kata Lilik, Kamis (4/1/2024).
Lilik menjelaskan, bencana yang terjadi kemarin itu hampir merata di sebagian besar wilayah. Tidak hanya di Gunungkidul dan Bantul saja melainkan juga dirasakan di Kota Jogja, Sleman dan Kulonprogo. Rata-rata jenis kejadian merupakan pohon tumbang dan rumah rusak.
BACA JUGA: Mobil Tabrak Becak Motor dan Tiang Lampu di Barat Tugu Jogja, Satu Orang Terluka
"Kalau melihat dari kejadian yang kemarin memang perlu kita waspadai, karena beberapa hari tidak hujan langsung kemarin tiba-tiba hujan dan ini hampir mirip dengan musim pancaroba kemarin," ujarnya.
Menurut Lilik, potensi kerawan akibat bencana hidrometeorologi dipastikan hampir merata di semua wilayah DIY. Namun jika kondisi hujan terus menerus berkepanjangan, warga yang tinggal di bantaran sungai dan area ketinggian wajib mewaspadai munculnya bencana seperti longsor dan banjir.
"Mungkin dari sisi angin ini yang agak susah diprediksi, kemarin banyak yang seperti itu, hampir merata jadi untuk semua warga memang perlu waspada. Kemudian jika hujan panjang daerah bantaran dan yang agak tinggi juga perlu waspada tinggi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video konvoi motor berbahaya di Dlingo viral. Polres Bantul mengamankan 11 pelajar dan mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas.
4 tim lolos perempat final Piala Dunia 2026: Maroko, Prancis, Norwegia, dan Inggris. Inggris kalahkan Meksiko 3-2 di Azteca, Norwegia singkirkan Brasil.
6 penyebab notifikasi WhatsApp telat masuk: koneksi bermasalah, notifikasi mati, data latar belakang, mode Jangan Ganggu, aplikasi usang, dan perlu restart.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.