Hasto Dorong MPLS Jadi Ruang Bangun Kepercayaan Diri Siswa Baru
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Petugas gabungan menunjukkan rokok ilegal yang beredar di wilayah Turi, Selasa (20/6/2023)/Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL–Ribuan rokok tanpa cukai masih ditemukan marak beredar di Bantul, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul duga ada sales yang tawarkan kepada beberapa pedagang warung kecil.
Kepala Satpol PP Bantul, R. Jati Bayubroto menuturkan masih ditemukan banyak warung skala kecil yang menjual bebas rokok tanpa cukai tahun 2023. Berdasarkan operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal di Bantul tahun lalu, peredarannya meluas di seluruh kapanewon di Bantul. Menurut Jati, selama ini beberapa warung mendapatkan rokok tanpa cukai dari sales rokok tersebut. Dia pun menduga rokok tersebut diproduksi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Kira-kira kami cermati banyak sales yang menawarkan [rokok non cukai], jadi tidak sulit bagi mereka [pedagang]. Banyak penjual rokok yang ditangani dan ditawari menjual rokok yang tanpa cukai. Banyak penjual yang sudah paham, tidak menerima tawaran itu, masih banyak kita temukan penjual rokok yang menerima tawaran itu, dengan harapan harga murah, keuntungan besar,” ujarnya Jumat (12/1/2024).
Baca Juga
Cukai Rokok Resmi Naik per Januari 2024, Ini Untung Ruginya
Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan Bea Cukai, Ini Asal Jaringannya
Berdasarkan data Satpol PP Bantul hingga awal November 2023, ada 59.200 batang rokok tanpa cukai yang telah disita. Menurut Jati, pedagang warung biasanya menjual rokok tanpa cukai dengan harapan mendapat untung yang cukup tinggi dari selisih harga rokok cukai dan tanpa cukai.
“Perbedaan harganya cukup tinggi sekitar Rp650 cukai per batang, dalam 1 bungkus itu sudah hampir Rp6.000 rupiah,” ujarnya.
Satpol PP Bantul bersama dengan Bea Cukai DIY pun terus melakukan operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal di Bantul. Apabila ada informasi terkait peredarannya, maka akan operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal. Jati mengimbau agar pedagang tidak menjual rokok tanpa cukai, karena apabila kedapatan menjualnya, maka pedagang akan dikenai sanksi denda oleh Bea Cukai DIY.
“Kalau ini sampai kena operasi pelanggaran cukai dendanya cukup tinggi. Belum semua masyarakat pedagang ini memahami, sehingga masih ada beberapa yang kami dapatkan,” imbuhnya.
“Bea Cukai [DIY] bekerja sama dengan Satpol PP [Bantul] melakukan upaya pencegahan penjualan rokok tanpa cukai. Kami melakukan sosialisasi, dan operasi peredaran rokok tanpa cukai,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Basarnas menyatakan 46 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar selamat. Sebanyak 23 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Ekonom menilai pengembangan biofuel generasi kedua pasca-B50 menghadapi tantangan pembiayaan, bahan baku, teknologi, dan kepastian kebijakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.