Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Proses pengepakan logistik pemilu di Gudang KPU Sleman di Tegalmraen, Kalurahan Sendangadi, Mlati. Foto diambil 25 Januari 2024. /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman menargetkan undangan memilih sudah diserahkan ke warga pada H-3 sebelum pemilihan. Rencananya blangko surat undangan ini mulai didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai Senin (5/1/2024).
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, persiapan untuk pencoblosan terus dilakukan. Ia pun optimistis untuk pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar karena persiapan sudah memasuki tahap akhir.
Menurut dia, persiapan tinggal menunggu logistic yang berada di kotak suara. Adapun yang di dalam seperti surat suara, alat pencoblosan dan lainnya sudah datang untuk proses dikepak ke dalam kotak.
BACA JUGA : Persiapan Mencapai 90%, Logistik Pemilu Mulai Dikemas untuk tiap TPS
“Target kami 10 Februari sudah selesai sehingga logistis sudah bisa dikirim ke Panitia Pemilihan Sementara [PPS] di masing-masing kalurahan. Selanjutnya nanti dikirim ke masing-masing TPS,” kata Baehaqi kepada wartawan, Minggu (4/2/2024).
Dia menjelaskan, logistik di luar kotak yang masih proses adalah untuk formulir C tentang undangan memilih bagi warga. Ia mengungkapkan formulir ini akan didistribusikan ke PPK mulai Senin (5/2/2024).
“Formulir ini akan didistribusikan lebih dahulu karena untuk mengundang masyarakat datang ke TPS,” katanya.
Baehaqi menambahkan, setelah didistribusikan ke PPK akan diteruskan ke PPS di kalurahan. Selanjutnya, PPS segera menyelesaikan dengan menyerahkan ke KPPS untuk kemudian diserahkan ke warga untuk dibawa saat memilih di 14 Februari mendatang.
“Kami targetkan seluruh warga yang masuk dalam daftar pemilih sudah mendapatkan undangan maksimal H-3 [11 Februari 2024] pencoblosan,” katanya.
Ia pun meminta surat undangan ini harus dipastikan sampa ke tangan calon pemilih. “Harus sampai ke warga karena undangan itu harus dibawa saat akan memilih di TPS,” katanya.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan, untuk proses pemilihan di TPS sudah menyiapkan seorang pengawas di setiap lokasi pengawasan. Ia pun berharap para petugas ini dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya.
“Kami meminta kepada pengawas TPS untuk bisa bertugas secara professional dan berintegritas. Salah satunya juga terlibat dalam proses pendistribusian logistik pemilihan ke masing-masing TPS,” katanya.
BACA JUGA : Logistik Pemilu Terus Berdatangan ke KPU Gunungkidul
Berdasarkan pada hasil simulasi pencoblosan dan perhitungan suara, Arjuna meminta kepada KPU untuk memastikan tidak ada atribut maupun gambar calon maupun partai politik di sekitar TPS. “Harus bebas dari gambar calon maupun bendera partai. Jadi, kalau ada yang memakai kaos atribut pencalonan diminta ganti atau menutupi dengan jaket,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.