Advertisement
Kisah Cinta Cak Imin Bersama Rustini saat Jadi Aktivis Mahasiswa Jogja, Berawal dari LKD PMII
Cawapres Muhaimin Iskandar saat duduk bersama dengan keluarganya di satu panggung dalam acara Slepet Imin di Kampus Amikom di Kalurahan Condongcatur, Depok. Senin (5/2/2024). - Harian Jogja/David Kurniwan.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kampanye dialogis Slepet Imin di Kampus Amikom di Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman pada Senin (5/2/2024) tak hanya membahas tentang perpolitikan maupun permasalahan bangsa. Pasalnya, Calon Wakil Presiden 01, Muhaimin Iskandar juga bercerita tentang kenangan tentang Jogja hingga jalinan kasih dengan istri tercintanya.
Kehadiran Cak Imin tidak hanya didampingi oleh Timnas Amin, namun juga dihadiri oleh keluarga. Sang istri Rustini Murtadho terlihat duduk di belakang panggung slepet, sedangkan anak keduanya, Rahma Arifa duduk di bagian depan berbaur bersama ratusan peserta yang menghadiri acara.
Advertisement
Di salah satu kesempatan, pembawa acara mengundang keduanya untuk naik ke panggung guna mendampingi Cak Imin. Pada kesempatan inilah Cak Imin bercerita tentang keluarganya termasuk pertemuan pertama dengan sang istri.
“Saya dan istri sama-sama kuliah di Jogja, tapi saya di UGM. Sedangkan istri saya IAIN [sekarang UIN Sunan Kalijaga],” katanya, Senin malam.
Meski beda kampus, namun dipersatukan dalam organisasi kemahasiswaan yang sama, yakni PMII. Secara pengalaman, Cak Imin lebih senior sehingga bisa berkunjung ke aktivitas keorganisasian di kampus lain. “Biasa kalau lebih senior bisa ekspansi ke kampus lain,” ungkapnya.
Pertemuan dengan Rustini terjadi pada saat ada kegiatan pengkaderan organisasi atau latihan kader dasar PMII, yang kebetulan mengundang Cak Imin sebagai instruktur yang memberikan pembekalan kepada anggota baru. Adapun sang istri sebagai panitia yang bertugas memberikan minum untuk instrukstur.
“Saya instruktur. Kalau ingin dapat pacar jadilah instruktur. Dia [Rustini] menyuguhi saya minuman, saya lihat lumayan juga nih,” katanya.
BACA JUGA : Slepet Cak Imin: Tak Bisa Berantas Narkoba, Judi Online dan Pinjol Jangan Jadi Presiden
Setelah pertemuan ini, Cak Imin mengakui langsung membuat tim intilejen untuk menelisik gadis yang memberikannya minuman di UIN Sunan Kalijaga. “Selidik punya selidik ternyata belum punya pacar sehingga melakukan pendekatan,” katanya.
Dia pun bersyukur karena komunikasi yang terjalin akhirnya ada kecocokan. Cak Imin pun pulang ke Jombang untuk meminta restu kepada orang tua.
“Bilang ke Ibu, saya mau kawin dengan yang ini. Ibu saya kaget, karena saat itu belum lulus dan berkata ini orang kesurupan apa. Tapi, pokoknya saya harus nikah dengan anak itu,” katanya.
Menurutnya takdir sudah digariskan sehingga berjodoh dengan juniornya di PMII, meski berasal dari universitas berbeda. Berkat pernikahannya dengan Rustini, Cak Imin dikaruniai tiga orang putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









