Omzet IKM Kota Jogja Tembus Rp4.018 Triliun, Serap 40.905 Pekerja
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Relawan pasangan calon 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sedang memasang banner di Jalan Jogja - Wonosari, Kalurahan Gading, Playen pada Senin (05/2/2024). Banner tersebut direncanakan dipasang memanjang sampai 100 meter. Rencana tersebut batal karena banner sepanjang 60 meter yang telah dipasang hilang. /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Spanduk kampanye Capres Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sepanjang 60 meter di pinggir jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Gading, Playen, Gunungkidul hilang. Spanduk tersebut diduga dicopot pksa oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Waktu kehilangan masih belum diketahui secara pasti. Namun atas kejadian tersebut, relawan pasangan calon (paslon) 01 lantas melapor ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.
BACA JUGA : Selain Spanduk Ganjar, Satpol PP Jogja Juga Copot Baliho Kaesang Pangarep
Seorang Relawan Paslon 01, Wiwit Supriyanto mengatakan spanduk yang dipasang merupakan yang terpanjang se-DIY. Banner tersebut memilik ukuran 1 X 3 meter yang dipasang menyambung sampai 100 meter. Pada Senin (5/2/2024) pagi, relawan sebenarnya akan memasang sisa banner agar genap 100 meter.
“Banner baru terpasang 60 meter. Kemarin pagi relawan mau pasang lagi biar genap 100 meter, di situ teman saya kaget dan menghubungi saya, spanduk yang terpasang hilang semua,” kata Wiwit dikonfirmasi, Selasa (6/2/2024).
Menurut dia, spanduk yang berisi misi paslon 01 tersebut sudah hilang sejak Senin (5/2/2024) pagi. Padahal, pemasangan di titik tersebut dilakukan karena banner dan baliho iklan juga terpasang dengan aman. Wiwit mengaku belum dapat memastikan siapa pihak yang mencopot dan mengambil banner tersebut.
Ketua Tim Pemenangan Daerah Paslon 01, Agus Sulistiyono mengatakan pencopotan spanduk tersebut merupakan salah satu bentuk pelenggaran kehidupan berdemokrasi.
“Jelas banget [pelanggaran]. Apa yang dilakukan teman-teman relawan Amin, Pejuang Perubahan, sudah benar melaporkan ke Bawaslu. Saya selaku Ketua TPD AMIN DIY minta agar Bawaslu segera menindaklanjuti dan menangkap orang yang melakukan pencopotan,” kata Agus.
BACA JUGA : TPN Siapkan Langkah Hukum Pencopotan Spanduk Ganjar, Termasuk di Jogja
Agus juga menegaskan setelah menerima informasi tersebut langsung menghubungi salah satu anggota Bawaslu Gunungkidul agar cepat bergerak menangkap pelaku pencopotan.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan baru sebatas menerima laporan tersebut. “Informasinya kemarin belum ada yang dilaporkan sehingga belum bisa kami tindaklanjuti,” kata Andang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.
FIPGB menyoroti pembatasan gas oleh PGN yang dinilai membuat industri tak sepenuhnya menikmati harga LNG US$13 per MMBTU hingga akhir 2026.
Pemerintah menargetkan revisi keempat aturan DHE SDA rampung akhir November 2026, termasuk relaksasi konversi valas ke rupiah hingga 100%.