Advertisement

Kotak Suara Sempat Tercecer saat Dikirim ke Gudang, Bawaslu Sleman: Hati-hati!

David Kurniawan
Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Kotak Suara Sempat Tercecer saat Dikirim ke Gudang, Bawaslu Sleman: Hati-hati! Perakitan kotak suara. - dok - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pendistribusian logistik pemilu ke masing-masing TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kabupaten Sleman akan dimulai Minggu (11/2/2024). Bawaslu meminta agar peristiwa jatuhnya kotak suara saat pemindahan ke Gudang tidak terulang kembali.

Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan, pihaknya sempat mendapatkan laporan dari Masyarakat berkaitan dengan tececernya kotak suara di TPS 33 di Kalurahan Sinduadim Mlati pada 6 Februari 2024. Adapun lokasi temuan berada di Jalan Kronggahan.

Advertisement

BACA JUGA: Serukan Pilpres Satu Putaran, Megawati: Sanggup?

“Kejadiannya pada 30 Januari 2024. Peristiwa terjadi saat proses pengiriman dari Gudang Jombor menuju Gudang di KPU Sleman,” kata Arjuna kepada wartawan, Sabtu (10/2/2024).

Diduga kotak suara ini terjatuh karena proses pengirimian menggunakan truk yang setengah terbuka di bagian belakang. Untuk kepastian, juga telah dilakukan pengecekan terhadap isi dalam kotak suara.

Pembongkaran dilakukan oleh tim dari KPU dengan disaksikan bawaslu dan petugas dari kepolisian. Adapun hasilnya diketahui bahwa kotak tercecer merupakan surat suara untuk pemilihan DPRD Provinsi di TPS 33 Kalurahan Siduadi, Mlati.

“Isinya masih lengkap dan tidak ada suarat suara yang tercoblos,” katanya.

Arjuna berharap peristiwa ini menjadi Pelajaran sehingga tidak terulang dalam pengiriman logistic ke TPS mulai Minggu. Untuk mengantisipasinya, Bawaslu Sleman juga telah menyiagakan Pengawas TPS supaya mengawasi proses pengiriman ke TPS.

“Tentunya kami [bawalsu] panwascam dan pengawas di kalurahan juga akan mengawasi proses pendistibusian agar bisa sampai ke masing-masing TPS,” katanya.

BACA JUGA: 600 Ribu Warga Tumpah Ruah di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran

Dia pun meminta kepada KPU untuk menghitung secara teliti terkait dengan jumlah pengiriman. “Ini harus dipastikan. Jumlah saat dikirim dengan lokasi tujuan harus benar-benar sama. Saat pengiriman juga harus lebih berhati-hati agar tercecernya kotak suara tidak terulang,” katanya.

Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, akan melakukan penawasan dan pencatatan saat proses pendistribusian logistic pemiu. Sesuai jadwal, pengiriman dilaksanakan mulai 11-13 Februari 2024.

“Total ada 3.457 TPS yang tersebar di 86 kalurahan di 17 kapanewon. Jumlah keseluruhan ada 17.285 kotak suara,” kata Baehaqi.

Ia pun memastikan upaya monitoring dalam pelaksanaan distribusi akan terus dilakukan. “Kami terus lakukan supervise dan nantinya ada laporan dari PPK berkaitan dengan jumlah pengiriman logistic yang telah dilaksanakan,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gibran Enggan Beberkan Hasil Pembahasan Kementerian Baru dengan Prabowo di Kartanegara

News
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement