292 Narapidana di Gunungkidul Terima Remisi, 7 Langsung Bebas
Sedikitnya tujuh warga binaan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Gunungkidul bisa langsung bebas setelah mendapatkan remisi kemerdekaan Indonesia ke-81.
Arjuna Al Ichsan Siregar./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman menemukan sejumlah masalah dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berlangsung Selasa (14/2/2024). Masalah itu mulai dari kekurangan surat suara hingga satu pemilih bisa mencoblos enam surat suara.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan upaya pengawasan pada saat pencoblosan sudah dilakukan. Adapun hasil pengawasan di lapangan ada beberapa temuan.
Menurut dia, temuan di antaranya adanya kekurangan surat suara. Kekurangan surat suara DPD terjadi di TPS 8 Gandu, Sendangtirto, Berbah. Di TPS 4, Purwobinangun, Bimomartani, Ngemplak kekurangan 90 surat suara untuk DPRD RI.
Di TPS 55-56 dan 71-72 di Kalurahan Purwomartani, Kalasan ada kekurangan surat suara DPRD RI sebanyak 100 lembar. Selain kekurangan surat suara, Arjuna mengakui juga ada yang kelebihan surat suara seperti terjadi di TPS 44, Sedangadi, Mlati ada sisa surat suara DPD. “Ada juga yang kekurangan di sejumlah TPS,” katanya.
Menurut Arjuna, temuan ini sudah dikomunikasikan dengan KPU Sleman sehingga bisa dipenuhi dengan mengambil surat suara di TPS terdekat yang memiliki kelebihan.
Ia mengakui temuan tidak hanya terkait dengan kekurangan maupun kelebihan surat suara. Pasalnya, petugas pengawas di lapangan juga mendapati adanya surat suara yang tertukar antardapil. “Ada juga temuan pemilih yang mencoblos enam surat suara. Seharusnya yang dicoblos hanya lima, tapi ada enam dan setelah ditelusuri ada surat pemilihan DPRD provinsi yang dobel,” katanya.
Menurut dia, temuan di lapangan terus dihimpun dan penyelesaian terus di komunikasikan dengan KPU. “Masih proses karena pemilu belum selesai,” katanya.
BACA JUGA: Saking Bersemangat Mencoblos, Pemilih Pemula di Sleman Datang ke TPS Sebelum Dibuka
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan, untuk pelaksanaan pemilihan sudah menerjunkan petugas Pengawas TPS sebanyak 3.457 orang. Jumlah ini sesuai dengan lokasi TPS di Sleman. “Satu TPS ada satu pengawasnya,” kata Aswi, sapaan akrabnya.
Menurut dia, ketugasan tidak hanya saat proses pemilihan dan perhitungan suara karena juga ikut mengawasi proses pendistribusian logistik ke TPS. “Untuk mendukung ketuagasan, petugas pengawas TPS sudah diberikan bimtek terkait dengan tata cara kerja di lapangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya tujuh warga binaan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Gunungkidul bisa langsung bebas setelah mendapatkan remisi kemerdekaan Indonesia ke-81.
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Bendera Merah Putih sepanjang 481 meter dibentangkan di Pantai Parangtritis hingga Parangkusumo Bantul dalam peringatan HUT ke-81 RI.
Program Motor Listrik Nasional diproyeksikan menciptakan 215.000 lapangan kerja dan nilai ekonomi Rp150 triliun pada 2026–2031.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan warga Gilingan yang mengamuk dan mengancam warga dengan obeng sebelum dibawa ke RSJ Kentingan.