Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Arjuna Al Ichsan Siregar./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman menemukan sejumlah masalah dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berlangsung Selasa (14/2/2024). Masalah itu mulai dari kekurangan surat suara hingga satu pemilih bisa mencoblos enam surat suara.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan upaya pengawasan pada saat pencoblosan sudah dilakukan. Adapun hasil pengawasan di lapangan ada beberapa temuan.
Menurut dia, temuan di antaranya adanya kekurangan surat suara. Kekurangan surat suara DPD terjadi di TPS 8 Gandu, Sendangtirto, Berbah. Di TPS 4, Purwobinangun, Bimomartani, Ngemplak kekurangan 90 surat suara untuk DPRD RI.
Di TPS 55-56 dan 71-72 di Kalurahan Purwomartani, Kalasan ada kekurangan surat suara DPRD RI sebanyak 100 lembar. Selain kekurangan surat suara, Arjuna mengakui juga ada yang kelebihan surat suara seperti terjadi di TPS 44, Sedangadi, Mlati ada sisa surat suara DPD. “Ada juga yang kekurangan di sejumlah TPS,” katanya.
Menurut Arjuna, temuan ini sudah dikomunikasikan dengan KPU Sleman sehingga bisa dipenuhi dengan mengambil surat suara di TPS terdekat yang memiliki kelebihan.
Ia mengakui temuan tidak hanya terkait dengan kekurangan maupun kelebihan surat suara. Pasalnya, petugas pengawas di lapangan juga mendapati adanya surat suara yang tertukar antardapil. “Ada juga temuan pemilih yang mencoblos enam surat suara. Seharusnya yang dicoblos hanya lima, tapi ada enam dan setelah ditelusuri ada surat pemilihan DPRD provinsi yang dobel,” katanya.
Menurut dia, temuan di lapangan terus dihimpun dan penyelesaian terus di komunikasikan dengan KPU. “Masih proses karena pemilu belum selesai,” katanya.
BACA JUGA: Saking Bersemangat Mencoblos, Pemilih Pemula di Sleman Datang ke TPS Sebelum Dibuka
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan, untuk pelaksanaan pemilihan sudah menerjunkan petugas Pengawas TPS sebanyak 3.457 orang. Jumlah ini sesuai dengan lokasi TPS di Sleman. “Satu TPS ada satu pengawasnya,” kata Aswi, sapaan akrabnya.
Menurut dia, ketugasan tidak hanya saat proses pemilihan dan perhitungan suara karena juga ikut mengawasi proses pendistribusian logistik ke TPS. “Untuk mendukung ketuagasan, petugas pengawas TPS sudah diberikan bimtek terkait dengan tata cara kerja di lapangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.