Wales vs Norwegia: Haaland Jadi Ancaman di Cardiff
Prediksi Wales vs Norwegia di Nations League 2026/2027. Haaland menjadi ancaman saat The Dragons memburu poin pertama di Cardiff.
Pemungutan Suara - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Bantul optimistis tingkat partispasi masyarakat pada Pemilu 2024 meningkat dibandingkan Pemilu 2019. Hal ini menyusul pantauan dari KPU dan Bawaslu Bantul ke beberapa TPS saat pencoblosan, Rabu (14/2/2024).
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengungkapkan belum bisa mengetahui secara detail besaran partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024. Alasannya, banyak anggota KPPS yang kelelahan dan belum mengunggah data ke aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).
"Hanya dari beberapa sampling saya turun itu, partisipasi di angka 83 persen. Saya optimistis meningkat. Kemarin di 2019 kan 80,3 persen," kata Joko, Kamis (15/2/2024).
Menurut Joko, pihaknya juga belum bisa memastikan peningkatan partisipasi masyarakat itu dikarenakan sosialisasi masif yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu agar masyarakat menggunakan hak pilihnya.
"Tapi, kami yakin yang jelas angka partisipasi masyarakat kali ini meningkat. Dari sampling yang ada, katakan DPT 260 yang tidak datang 6," ungkap Joko.
Baca Juga
Pemilu 2024 di Bantul Berjalan Aman dan Kondusif, Kapolres Minta Warga Mempertahankannya
Bawaslu Belum Temukan Potensi PSU di Bantul saat Pemilu 2024
KPU Bantul Klaim Permilu 2024 Lancar Meski Beberapa TPS kekurangan Surat Suara
Optimisme juga diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Bawaslu Bantul Dewi Nurhasanah. Dewi mengungkapkan, berdasarkan sampling yang dilakukan di beberapa TPS, ada peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024.
"Kalau dari TPS yang kita awasi kemarin. DPT itu hampir 80 persen itu sudah mencoblos. Hanya ada beberapa di daftar hadir tidak mencoblos karena berbagai alasan dan itu pun jumlahnya sedikit," terang Dewi.
Menurut Dewi, untuk partisipasi masyarakat di TPS lokasi khusus, utamanya yang ada di kampus memang cukup berbeda. Sebab, di kampus, mahasiswa lebih mobile sehingga partisipasinya tidak sama dengan di Panti Wreda atau pesantren. "Sebagai contoh saya kemarin awasi di Loksus Binbaz itu hampir 100 persen nyoblos," terang Dewi.
Sementara Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengungkapkan berdasarkan pantauan yang dilakukan dirinya ke TPS lokasi khusus, ada masyarakat yang memiliki antusiasme tinggi di beberapa TPS lokasi khusus. Namun ada juga yang antusiasme yang tidak tinggi.
"Untuk basis asrama dan pondok pesantren memang antusiasmenya tinggi. Untuk UMY, memang dari jumlah DPT lokasi khusus, itu belum maksimal," terang Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Wales vs Norwegia di Nations League 2026/2027. Haaland menjadi ancaman saat The Dragons memburu poin pertama di Cardiff.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
SNTL 2026 mempertemukan akademisi, pemerintah, industri, dan mitra untuk membahas teknologi dan manajemen lingkungan berkelanjutan.
Malaysia menang 6-0 atas Singapura, tetapi gagal ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup. Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pesta gol Garuda.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.