Advertisement

Parkir Pasar Godean Sleman Ditarget Beroperasi Awal Oktober

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 05:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Parkir Pasar Godean Sleman Ditarget Beroperasi Awal Oktober Kejaksaan Negeri Sleman saat memantau proses pembangunan Parkir Pasar Godean, Kamis (29/8 - 2025) ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pasar Godean bisa segera beroperasi setelah fasilitas gedung parkir rampung dibangun. Adapun pembangunan parkir ditarget rampung pada awal Oktober 2025.

Kontrak pekerjaan pembangunan parkir Pasar Godean dilakukan 15 Maret 2025, sampai akhir Agustus ini proyek itu sudah mencapai 95 persen. Sesuai kontrak, pengerjaan parkir Pasar Godean ditargetkan selesai pada 27 September 2025.

Advertisement

Manajer Proyek Parkir Pasar Godean dari PT Simba Hutama Karya (SHK), Yuli Setiawan mengatakan, struktur utama sudah rampung dikerjakan dalam kurun waktu tiga bulan. Saat ini tinggal penyelesaian perapihan atau finishing seperti pengecatan dan pemasangan paving bagian halaman depan.

"Progres sudah mencapai 95 persen. Khusus gedung parkir ditargetkan awal September sudah 100 persen. Insyaa Allah siap beroperasi pada awal Oktober karena menunggu penyelesaian pekerjaan jembatan penghubung gedung parkir dengan pasar yang dikerjakan perusahaan lainnya," terang Yuli, di lokasi proyek, Kamis (28/8/2025).

BACA JUGA: Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY Hari Ini, Jumat 29 Agustus 2025

Yuli mengucapkan, sesuai kontrak, waktu yang diberikan untuk pengerjaan proyek ini 180 hari kalender. Namun sempat tertunda pengerjaannya karena berbarengan dengan cuti Lebaran Idul Fitri pada akhir Maret.

"Selain tertunda libur cuti bersama Lebaran, ternyata juga dibutuhkan penataan dan pengukuran ulang lapangan. Sehingga efektif kerja kita sudah tertunda selama sekitar satu setengah bulan. Namun dengan metode kerja kami, Alhamdulillah proses pengerjaan bisa diselesaikan sebelum jatuh tempo di kontrak," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Tim Pelaksana proyek, Nisrina Sausan menambahkan, untuk mencapai target itu, jumlah tenaga kerja pun dimaksimalkan. Ada sekitar 50 pekerja yang dilibatkan terbagi dalam tiap divisi.

"Saat ini kami masih lakukan matrikulasi atau monitoring terkait man power (tenaga kerja) dengan progres harian," kata Nina, sapaan akrabnya.

Selain itu, lanjut Nina, pihaknya juga terus konsen terhadap kualitas pembangunannya. Hal ini sesuai arahan Bupati Sleman Harda Kiswaya.

"Dalam rapat koordinasi yang beberapa kali dihadiri Bapak Bupati, beliau terus mengingatkan agar menjaga kualitas pembangunan," tambah Nina.

Karena merupakan proyek strategis Kabupaten Sleman, dalam pembangunan parkir pasar Godean ini juga dilakukan pendampingan Kejaksaan Negeri Sleman dan KPK. Hal ini sesuai visi misi Bupati Harda dalam mewujudkan transparansi dalam pembangunan Sleman.

BACA JUGA: Jadwal KRL Solo Jogja Terbaru Hari Ini, Jumat 29 Agustus 2025

Menurut Kasi Intel Kejari Sleman Murti Ari Wibowo, terdapat 8 kegiatan pendampingan proyek strategis daerah sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Sleman.

"Pengawalan ini bertujuan untuk mengamankan proyek-proyek strategis daerah dari potensi ancaman, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik. Ini termasuk mencegah terjadinya tindakan melawan hukum yang dapat menghambat atau merugikan proyek," katanya.

Sementara, Kasi Datun Kejari Sleman, Panji Wiratno menambahkan, tujuan utama dari pendampingan ini untuk menghindari terjadinya Administrasi, Governance, dan Hukum yang tidak tepat (AGHT) dalam seluruh proses pelaksanaan proyek.

"Pengawalan ini dirancang secara preventif untuk memastikan bahwa setiap aspek administrasi proyek dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, tata kelola proyek berjalan dengan baik dan transparan, serta seluruh proses pelaksanaan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku," terangnya.

Selain itu, pengawalan ini juga bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proyek, melindungi kepentingan negara dan masyarakat, serta memastikan bahwa investasi publik yang besar dalam proyek strategis ini dapat memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sleman.

"Secara umum, perkembangan proyek ini sudah sesuai dengan yang diharapkan. Tim berharap ke depannya proyek ini bisa berjalan lebih lancar lagi dan tentunya memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama para pedagang dan pengunjung Pasar Godean. Tugas tim dalam pengawalan ini adalah mencegah terjadinya AGHT dalam pelaksanaan proyek. Apabila ada indikasi AGHT, tim akan melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap jalannya proyek tersebut, tapi tidak ikut campur dalam hal-hal teknis pelaksanaannya," tuturnya.

Ketua Tim Seksi Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Rahmadi menambahkan, pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan dokumen kontrak, baik itu spek teknis maupun metode pengerjaan.

"Tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan proyek. Kami optimistis fasilitas parkir pasar Godean ini bisa dioperasikan awal Oktober," kata Rahmadi.

Parkir Pasar Godean dibangun dengan konsep dua lantai. Total luasan lahannya sekitar 3.800 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 1.400 meter persegi. Area parkir tersebut diperhitungkan bisa menampung 90-100 mobil ukuran kecil. Untuk parkiran ini dikhususkan kendaraan roda empat, sedangkan sepeda motor ditempatkan di halaman dengan kapasitas 200-300 motor.

Terpisah, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, pengoperasian Pasar Godean ini merupakan tanggung jawab moral Pemda terhadap nasib para pedagang. Dirinya pun merasa prihatin pasar ini mengalami mangkrak selama setahun setelah dibangun.

"Anggaran pembangunan pasar ini saya turut memperjuangkannya hingga ke Jakarta biar terealisasi saat menjabat Sekda dulu," kata Harda.

Harda mengungkapkan, pembangunan pasar Godean waktu dirinya menjabat Sekda, rencananya jelas dan fasilitasnya lengkap. Namun sayangnya pasca dirinya pensiun pada Januari 2024, realita pembangunan kurang maksimal sehingga para pedagang belum bisa memanfaatkannya.

"Sekarang kami selesaikan, fasilitas gedung parkir dilengkapi, sehingga para pedagang bisa langsung menggunakan Pasar Godean," kata Harda.

"Ini menyangkut nasib banyak pedagang, jadi saya minta agar dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Penempatan pedagang nanti juga harus secara humanis, nguwongke," tambah Harda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja
Cek, Rute Trans Jogja Hari Ini

Cek, Rute Trans Jogja Hari Ini

Jogjapolitan | 3 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

Imbas Demo dan Kematian Ojol, Kericuhan Warga Meluas ke Otista Jaktim

Imbas Demo dan Kematian Ojol, Kericuhan Warga Meluas ke Otista Jaktim

News
| Jum'at, 29 Agustus 2025, 09:31 WIB

Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul

Wisata
| Rabu, 20 Agustus 2025, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement