Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman mencatat ada delapan TPS yang berpotensi dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua TPS Pemungutan Suara Lanjutan (PSL). Rencananya pelaksanaan pemilihan dilaksanakan sebelum 24 Februari 2024.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan, jumlah TPS yang berpeluang dilakukan PSU terus bertambah. Pada awalnya hanya dua TPS, tapi data terakhir menyebutkan ada delapan TPS yang bisa dilakukan pemilihan ulang.
BACA JUGA : Dua TPS di Belitung Bakal Gelar Pemungutan Suara Ulang pada Minggu (19/2/2024)
“Dari delapan TPS ini masing-masing ada temuan dugaan pelanggaran sehingga potensi dilakukan pemungutan ulangan,” kata Arjuna kepada wartawan, Minggu (17/2/2024).
Daftar TPS yang berpotensi dilakukan pemilihan ulang meliputi:
PSU dilakukan karena terdapat 21 mahasiswa dari luar daerah yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) diperbolehkan mencoblos surat suara presiden dan wakil presiden saat pemilihan di 14 Februari 2024.
Di tempat ini terdapat satu pemilih yang mencoblos dua surat suara yang sama untuk pilihan DPRD Provinsi.
TPS ini berpeluang PSU karena ada satu pemilih yang berdomisili di Kapanewon Ngaglik yang tidak termasuk dalam DPT di TPS tersebut. Namun tetap mendapatkan lembar Surat Suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta menyalurkan suara di TPS tersebut sehingga menimbulkan adanya protes dari saksi PKS.
Terdapat pemilih DPTb yang menerima surat suara melebihi ketentuan jenis surat suara yang seharusnya diterima. Yakni ada 6 pemilih DPTb yang seharusnya hanya menerima tiga surat suara namun KPPS memberikan lima surat suara.
Terdapat pemilih Ber KTP luar daerah yang masuk dalam DPTb tanpa surat pindah memilih.
Terdapat pemilih dengan KTP luar daerah yang masuk dalam DPTb tanpa surat pindah memilih.
Terdapat satu pemilih DPTb yang seharusnya mendapatkan 3 surat suara, namun oleh KPPS diberikan 5 surat suara. Selain itu, terdapat 17 pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang hanya diberikan satu surat suara yang seharusnya diberikan lima surat suara.
Permasalahannya terdapat tiga pemilih DPTb tanpa surat pindah memilih diberikan surat suara untuk pilpres
Adapun untuk potensi PSL terdapat di TPS 16 Tirtomartani, Kalasan. Ini terjadi karena ada dua orang DPTb beralamat di TPS tujuan hanya dapat surat suara pilpres, padahal seharusnya mendapat lima surat suara.
Untuk yang kedua yakni di TPS 32 Tirtomartani, Kalasan. Permasalahan terdapat pemilih DPTb beralamat di TPS tujuan hanya dapat surat suara pilpres, padahal seharusnya dapat 5 surat suara.
“Tindak lanjut dari temuan ini, kami sudah menginstruksikan ke Pengawas TPS untuk memberikan saran perbaikan dulu ke KPPS di TPS yang ada temuan kasus,” katanya.
Meski demikian, sambung Arjuna, apabila tidak ada kelanjutan maka akan diproses penanganan pelanggaran. Rencananya pelaksaan PSU maupun PSL dilaksanakan sebelum 24 Februari 2024. “Tentunya pelaksanaan akan dikoordinasikan dengan KPU Sleman,” katanya.
BACA JUGA : Satu TPS di Gorontalo Utara Akan Gelar Pemungutan Suara Ulang karena Masalah Ini
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, setelah dilaksanakan pemilihan ada TPS yang bermasalah sehingga berpotensi dilakukan PSU. Menurut dia, salah satu contoh potensi pemilihan ulang berada di TPS 126 Caturtunggal di Kapanewon Depok.
Permasalahan muncul dikarenakan adanya warga luar daerah yang mencoblos, meski tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap maupun Daftar Pemilih Tambahan.
“Ini masih potensi PSU. Untuk kepastian, kami masih menunggu rekomendasi dari bawaslu,” kata Baehaqi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Banjir meluas di Bangkok setelah hujan hampir 300 mm. Seluruh 50 distrik dinyatakan zona bencana, sementara hujan lebat masih berpotensi hingga 27 September.
Tata Aeris resmi meluncur di India mulai Rp90 jutaan. Sedan penerus Tigor ini punya kamera 360 derajat, 6 airbag, layar 10,25 inci, dan mesin CNG.
Jadwal bola malam ini 26-27 September 2026 menghadirkan Inggris vs Spanyol, Republik Ceko vs Kroasia, perempat final Asian Games, dan Liga 2.
Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 kembali digelar di SUGBK. Psywar media sosial dan rekam jejak pertemuan kedua tim ikut menjadi sorotan.
Ekspansi OpenAI, Anthropic, Google DeepMind, dan perusahaan AI lain memperketat pasar kantor Singapura. Harga sewa diprediksi naik 10 persen.