47.833 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Daop 6 Jogja Saat Libur Maulid
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul akan merenovasi dua sekolah dengan menggunakan dana dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) 2024. Kedua sekolah itu masing-masing adalah SDN Terban, Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro dan SMPN 2 Dlingo, Mangunan, Kapanewon Dlingo.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah melakukan asesmen dan pengalokasian anggaran yang diperlukan untuk perbaikan dua sekolah tersebut.
Dia menyampaikan bangunan SDN Terban dibangunan berdiri sejak 2007. Sehingga saat ini kondisi atap sekolah tersebut lubang di beberapa bagian. “Ini [atap SDN Terban] memang banyak terjadi bocor, atapnya kayak seng, [lubang] jadi tidak bisa ditambal sulam, harus ganti. Itu banyak yang lubang, dan plafon, eternit gipsum, [terkena hujan] akhirnya gypsum rapuh kemudian ambrol,” ujarnya Kamis (22/2/2024).
Dia menyampaikan saat ini kondisi SDN Terban seluruh plafon sekolah tersebut telah dirobohkan. Perobohan plafon tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejadian robohnya plafon sekolah tersebut terulang kembali.
Sementara menurut Isdarmoko, di SMPN 2 Dlingo akan dibangun talut. Sebelumnya, akibat bencana hidrometeorologi, ada sebagian lokasi sekolah tersebut yang longsor.
Dia menyampaikan sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul telah melakukan asesmen terkait dengan kerusakan bangunan dampak dari bencana hidrometeorologi.
Kemudian Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul telah melakukan perhitungan pembiayaan yang diperlukan. Dia menyampaikan untuk pembiayaan telah diajukan BTT ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bantul. “Dana BTT untuk rehab rangka, atap dan plafon SDN Terban Rp555.927.000. Kemudian untuk talut dan pagar SMPN 2 Dlingo Rp80 juta,” katanya.
Dia menyampaikan akhir triwulan kedua tahun 2024 diiperkirakan renovasi kedua sekolah tersebut dapat terealisasi. “Kami berproses di triwulan II akhir sudah [pekerjaan renovasi dua sekolah tersebut dikerjakan], nanti Juni-Juli [2024],” katanya.
Sementara menurut Isdarmoko, akan ada pembangunan talud di SDN 1 Sukorame, Mangunan, Dlingo dengan APBD tahun 2024 mencapai Rp192.885.440.
Dia menyampaikan sebelumnya ada beberapa sekolah rusak yang dilakukan asesmen, tetapi tidak semua sekolah dapat direnovasi tahun ini. “Ada sekitar delapan sekolah terdampak, namun demikian sesuai dengan kemampuan APBD. Memang itu tidak semua bisa tercover. Nanti kemudian kita ajukan di [APBD] murni tahun 2025,” katanya.
BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru, Sleman Terapkan Lima Hari Sekolah
Sementara Subkoordinator Kelompok Substansi Kedaruratan BPBD Bantul, Gunawan Prasetya menambahkan pihaknya telah melakukan asesmen terhadap beberapa sekolah rusak yang diajukan oleh Disdikpora Bantul. Dari asesmen tersebut, kerusakan yang ditemukan di sekolah-sekolah tersebut bervariasi antara lain plafon yang roboh, dan pagar yang longsor.
“Dari Disdikpora [Bantul] mengusulkan BTT [pembiayaan renovasi sekolah] untuk penanganannya. Kita bantu buatkan surat rekomendasinya dirapatkan dengan Rancangan APBD. Ada beberapa sekolah yang disetujui,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.