Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat meninjau pembangunan Pasar Godean, Kamis (22/2/2024)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Pasar Godean terus menunjukan progres perpanjangan hingga akhir Februari ini. Dijadwalkan rampung Mei 2024, pembangunan Pasar Godean kini disebut telah tembus di angka 60%.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi Ketua tim PPK Prasarana Strategis II BPPW DIY, Raden Haryo Satriyawan meninjau langsung progres pembangunan Pasar Godean pada Kamis (22/2/2024).
Hasil pantauan Kustini, pembangunan Pasar Godean telah sesuai dengan perencanaan. Secara umum proyek pembangunan Pasar Godean diestimasi sudah mencapai angka 60%.
Kustini juga sempat memastikan ketersediaan fasilitas-fasilitas pasar, mulai dari lokasi kios, musala, hingga keberadaan toilet bagi difabel. Tak hanya itu, Pasar Godean bakal dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir luas yang diproyeksikan mampu menampung lebih dari seribu kendaraan. "Kami juga menyiapkan lahan parkir di samping. Nanti bisa menampung 150 mobil, bis juga bisa, dan sekitar 400-600 motor," ujar dia.
Dengan beragam fasilitas yang ada, Kustini berharap wajah baru Pasar Godean tak sekadar menjadi pusat perbelanjaan, tetapi bisa menjadi lokasi wisata religi.
Hal itu mengingat adanya Makam Mbah Jembrak yang keberadaannya akan tetap dipertahankan. Masyarakat tetap bisa berziarah dengan nyaman dan tenang. "Melihat dengan bangunan yang bagus ini kami berharap pasar ini juga menjadi tempat wisata. Terlebih lagi ada Makam Mbah Jembrak leluhur warga sleman, kami tetap menghargai, semoga nanti masyarakat tetap bisa berziarah dengan nyaman," tuturnya.
BACA JUGA: Begini Wajah Baru Pasar Godean Setelah Direvitalisasi, Cantik
Ketua tim PPK Prasarana Strategis II BPPW DIY, Raden Haryo Satriyawan menambahkan bahwa pembangunan Pasar Godean ditargetkan berjalan selama 360 hari, terhitung sejak 11 mei 2023 hingga 4 Mei 2024 mendatang. Selain area dagang, bangunan ini nantinya akan dilengkapi dengan area food court di lantai dua.
"Proses pembangunan berjalan 60 persen dan kami laporkan tidak ada kendala apapun termasuk dengan sekitar pasar. Hingga saat ini juga terkondisi dengan baik," tuturnya.
Proses revitalisasi Pasar Godean nantinya akan menampung 1.837 pedagang yang saat ini berada di Pasar Relokasi di Dusun Berjo, Kalurahan Sidoluhur. Seusai rampung dibangun, Pasar Godean juga akan dilengkapi ruang terbuka hijau yang nantinya bisa dinikmati masyarakat secara gratis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.