Cara Daftar PKH Tahap 4 2026 Lewat Perlinsos Digital
PKH tahap 4 2026 segera memasuki periode Oktober-Desember. Simak cara daftar lewat Perlinsos Digital, syarat, nominal, dan cara cek status.
Smart Agri Plant Factory yang dikembangkan di Fakultas Teknologi Pertanian UGM. - Antara/ist/UGM
Harianjogja.com, JOGJA— Mendukung pertanian yang lebih modern, efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan Smart Agri Plant Factory.
Koordinator penelitian di Smart Agriculture Research Andri Prima Nugroho dalam keterangan resmi UGM di Jogja, Sabtu (26/2/2024), menjelaskan fasilitas itu dibangun untuk menjawab kebutuhan solusi pertanian yang inovatif dan adaptif dilengkapi pemanfaatan teknologi tanpa tanah seperti otomatisasi untuk pemberian nutrisi, pengamatan kualitas air dan udara, serta pencahayaan.
"Ini memungkinkan pertanian dilakukan di dalam ruangan, terlindung dari variabilitas cuaca dan tantangan lingkungan eksternal," ujar dia.
Smart Agri Plant Factory yang berada di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM Yogyakarta itu juga dilengkapi dengan fasilitas perkebunan hidroponik dan kecerdasan buatan untuk memperkirakan pertumbuhan tanaman, panen, serta diagnosis kesehatan tanaman sehingga memungkinkan pertumbuhan tanaman dalam lingkungan terkontrol sepenuhnya.
Pengembangan teknologi itu, menurut dia, bertujuan sebagai wahana riset dan pengembangan teknologi pertanian terkini.
"Sebagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas tanaman guna memastikan keamanan pangan yang berkelanjutan, mengurangi penggunaan pestisida dan air, serta meminimalkan jejak karbon aktivitas pertanian," kata dia.
Inovasi tersebut dirancang sebagai solusi atas tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan pangan dan kebutuhan akan efisiensi penggunaan lahan.
Dengan menggabungkan teknologi canggih dengan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, Smart Agri Plant Factory diharapkan mampu mengubah paradigma produksi pangan menjadi lebih efisien, ramah lingkungan, modern dan berkelanjutan.
Melalui inovasi tersebut, kata dia, UGM berupaya mewujudkan komitmen untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan di masa depan guna mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) FTP UGM Prof Lilik Sutiarso menegaskan bahwa Smart Agri Plant Factory bukan sekadar inovasi, namun merupakan revolusi dalam melihat dan mengelola produksi pangan di masa depan.
Menurut dia, Smart Agri Plant Factory yang diluncurkan pada Jumat (23/2) di DTPB UGM adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi tim multidisiplin yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan peneliti di Smart Agriculture Research.
"Dengan menghadirkan solusi cerdas dan berkelanjutan, kami berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam mengatasi masalah keamanan pangan global dan mitigasi perubahan iklim," ujar Lilik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKH tahap 4 2026 segera memasuki periode Oktober-Desember. Simak cara daftar lewat Perlinsos Digital, syarat, nominal, dan cara cek status.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.