Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ilustrasi kondisi Kali Belik./Harianjogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Saat hujan deras pada Minggu (25/2/2024) lalu, genangan air terjadi di sejumlah titik di Kota Jogja.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Agus Tri Haryono menuturkan terjadinya genangan di Kota Jogja disebabkan selain curah hujan tinggi, juga masih banyak saluran air hujan (SAH) eksisting yang lama yang belum disesuaikan dengan perkembangan lahan di Kota Jogja
“Perkembangan lahan di Kota Jogja sangat masif, sehingga perlu memperhitungan sekala kawasan. Kedua, sedimentasi drainase sehingga air tidak lancar. Ini perlu pembersihan, perlu pelumpuran, mungkin secara periodik berapa bulan sekali. Ketiga kondisi topografi daerah yang ada pada cekungan, sehingga kesulitan mengalirkan limpasan ke sungai,” ujarnya.
Dalam jaringan drainase, Kota Jogja menerapkan low impact development atau drainase lestari, dengan ditunjang infrastruktur pendukung seperti embung, ruang terbuka hijau dan sumur resapan. “Jalur drainase setiap 10 meter ada SPAH [Sistem Pemanfaatan Air Hujan]. Diameter 80 cm, menggunakan bis beton kedaplaman 2-4 meter,” katanya.
BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras sejak Siang, Sejumlah Titik di Solo Tergenang Air
Untuk menjaga fungsi drainase, pihaknya berkoordinasi dengan UPT Limbah dan Bidang Permukiman agar jangan sampai air limbah dimasukkan ke drainase. “Penertiban dilakukan Satpol PP. Seperti kemaren di kawasan tugu, saluran diisi dengan yang bukan semestinya,” ungkapnya.
Disamping itu, pemeliharaan rutin dan incidental juga terus dilakukan untuk mempertahankan keandalan drainase. “Layanan drainase, pemeliharaan, pelumpuran, perbaikan rutin, rehabilitasi SPAH dan SAH, insidentil kita lakukan perbaikan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
QS Best Student Cities 2027: Seoul jadi kota kuliah terbaik dunia, kalahkan London. Jakarta dan Yogyakarta wakili Indonesia di peringkat global. Simak daftar le
Jepang pangkas pajak konsumsi makanan jadi 1 persen mulai April 2027. Berlaku dua tahun, kebijakan ini bertujuan meringankan beban rumah tangga di tengah kenaik
Jadwal India vs Brasil di FIFA Matchday 3 Oktober 2026. Laga bersejarah di Stadion Salt Lake jadi lawan peringkat tertinggi bagi India. Simak selengkapnya!
Danantara mengungkap mayoritas BUMN yang dikonsolidasikan berada dalam kondisi tidak sehat. PP Properti dan Wika Realty masuk proses restrukturisasi.
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026