Pilur Gunungkidul 2026, 31 Kalurahan Segera Bentuk Panitia Pemilihan
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Kabupaten Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Taman Budaya diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp146 miliar. Meski masih rencana, tetapi Pemkab Sleman telah memiliki desain dan bentuk dari bangunan ini.
Kepala Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Sleman, Edy Winarya mengatakan pembangunan Taman Budaya sejalan dengan keistimewaan yang dimiliki Pemerintah DIY. Selain itu, juga selaras dengan Undang-Undang No.5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Sleman belum memiliki Taman Budaya hingga saat ini,” kata Edy saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/2/2024).
Dia menjelaskan rencananya pembangunan sudah dimiliki dengan skema bantuan pembiayaan dari Dana Keistimewaan dari Pemerintah DIY. “Total yang dibutuhkan hingga jadi sekitar Rp146 miliar,” katanya.
Baca Juga
Desain Taman Budaya Sleman Disayembarakan
Pembangunan Taman Budaya Embung Giwangan Capai 92%
Pembangunan Taman Budaya Sleman Butuh Waktu 3 Tahun
Edy mengakui target pembangunan mengalami kemunduran dikarenakan adanya kegagalan proses lelang di 2023 lalu. Oleh karenanya, wancana pembangunan selesai di 2025 belum bisa direalisasikan saat ini.
Kendati demikian, ia sudah memiliki gambaran besar terkait dengan bentuk dan fasilitas di Taman Budaya. Sesuai dengan kajian yang dibentuk, bangunan utama akan dibangun dengan konsep tiga lantai.
Adapun pembagiannya ada ruang auditorium, ruang pameran berskala internasional. Selain itu, bentuk bangunan juga mempertahankan ada Jawa. Terdiri dari Joglo, Dalem Ageng, Peringgitan Gandog kiwo dan Gandog tengen. “Nanti juga ada fasilitas ampiteaternya,” kata Edy.
Ia berpendapat pembangunan Taman Budaya Sleman tidak membutuhkan tempat seluas di Gunungkidul maupun Kulonprogo. Meski demikian, Edy memastikan fasilitas yang dimiliki dapat dioptimalkan sesuai dengan tujuan pembangunan. “Konsepnya memang lebih minimalis, tapi secara manfaat dapat dioptimalkan sesuai dengan peruntukannya,” katanya.
Untuk mewujudkan pembangunan, Pemkab Sleman sudah membebaskan lahan seluas 2,5 hektare di Kalurahan Pandowoharjo, Sleman sebagai lokasi pembangunan Taman Budaya di 2022. Pada 2023, juga sudah melaksanakan kajian Analisa Pengendalian Dampak Lingkungan (Amdal) untuk Taman Budaya sehingga dari tahapan persiapan sudah selesai dilakukan. “Tinggal pembangunan saja dan mudah-mudahan bisa dimulai di 2025,” katanya.
Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Suwarna mengatakan terus mendorong Pemkab untuk menyelesaikan pembangunan Taman Budaya di Sleman. Menurut dia, program ini sudah menjadi wacana, tapi belum bisa direalisasikan hingga sekarang. “Harus diwujudkan pembangunannya untuk pelestarian dan pengembangan seni budaya yang berkembang di masyarakat,” kata Suwarna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Sebanyak 55% dapur MBG telah bersertifikat higienis. Ribuan lainnya masih proses, sementara 1.152 dapur sempat disetop sementara.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.