Mau Berwisata Akhir Pekan ke Jogja? Cek Jadwal Prameks
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 13 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Pemberian penjelasan kepada calon peserta sayembara desain Taman Budaya Sleman, Senin (22/2/2021). /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses pembangunan Taman Budaya Sleman disayembarakan untuk mendapatkan hasil desain yang terbaik dari para arsitek profesional. Taman budaya yang akan dibangun di Pendowoharjo itu direncanakan menghabiskan dana sekitar Rp140 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman Aji Wulantara menjelaskan melalui sayembara itu diharapkan ada pengayaan materi terkait taman budaya karena harus didesain secara hati-hati agar hasilnya dapat memenuhi kaidah sebagai bangunan bernuansa Jogja. Taman Budaya ini nantinya tidak hanya sebagai tempat pertunjukan saja, namun juga ada nuansa edukasi budaya. Ia mencontohkan bangunan Joglo yang mengandung makna tentang gotong royong. Perkiraan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp140 miliar bersumber dari dana keistimewaan.
BACA JUGA : Pandemi, Taman Budaya Yogyakarta Tetap Bergeliat
“Pra desain ini, sayembara dilanjutkan dengan DED [Detail Engineering Design] baru pembangunan fisik. Target bangunan fisik antara 2022 atau 2023, kami sudah usulkan itu tergantung persetujuan anggarannya,” katanya Senin (22/2/2021).
Aji menambahkan Dinas Kebudayaan Sleman melakukan persiapan seperti pembebasan tanah dengan luas 2,2 hektare yang berada di Padukuhan Dukuh, Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman. Kawasan ini dipilih sebagai lokasi pembangunan karena akan menjadi pusat pelestarian, pemanfaatan, pembinaan kebudayaan sehingga didesain berada di Kota Sleman dan tidak jauh dari pusat pemerintahan. “Sehingga nanti bisa menjadikan ibu kota kabupaten menjadi lebih hidup,” katanya.
Ia memberikan sejumlah pakem sebagai gambaran dari peserta yang mengikuti sayembara Taman Budaya. Peserta harus bisa menterjemahkan kebagai konsep rumah Jawa yang dibangun secara modern dengan dilengkapi pendopo, pringgitan dalem ageng, gandok kiwo dalam sebuah desain.
BACA JUGA : Dipastikan Berlokasi di Pajangan, Proyek Taman Budaya
Bahwa bangunan itu nantinya bisa mencerminkan kebudayaan lebih luas dan tidak sekadar menjadi tempat pentas. Sehingga di bangunan itu nantinya bisa mendukung pengembangan dimensi kehidupan manusia dalam berkebudayaan.
“Makanya di sana masih ada sawah yang dipertahankan sehingga meskipun dibangun taman budaya tetapi edukasi tidak hilang. Intinya bangunan ini harus ada identitas yang membedakan dengan kabupaten dan kota lainnya,” ujarnya.
Sayembara desain itu dibuka dalam level nasional, akan memperebutkan hadiah sebesar Rp167 ,5 juta. Desain akan dipilih untuk juara pertama, kedua dan ketiga serta harapan satu dan harapan kedua. “Tetapi desain yang dipakai untuk menuju ke DED adalah yang juara pertama akan dipakai keseluruhan, sedangkan juara lainnya untuk melengkapi,” kata PPK Dinas PUKP Sleman Tukir.
BACA JUGA : Rp70 Miliar Danais Untuk Beli Tanah Taman Budaya
Ketua Panitia Sayembara R. Trisno Seputro mengatakan melalui sayembara diharapkan menghasilkan desain yang berbeda dibandingkan taman budaya di kabupaten lain yang sudah dibangun. Selain itu sesuai dengan kearifan lokal.
“Dalam desain harus ada pendopo dengan kapasitas 500 orang, tentu harus sesuai dengan khas Sleman baik dari bentuk bangunan maupun ornamen,” ucap pria yang juga Wakil Ketua IAI DIY ini.
Penerimaan karya sayembara mulai 22 Februari – 08 April 2021, kemudian penjurian tahap pertama pada 12 April 2021. Dilanjutkan dengan pengumuman 5 besar pada 13 April 2021 dan penjurian final direncanakan 21 April 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 13 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Layanan SIM keliling Jogja dan drive thru kembali dibuka 15 Juni 2026. Simak lokasi, jadwal, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
DPAD DIY kembangkan layanan arsip interaktif melalui diorama, infografis, dan digitalisasi agar lebih mudah diakses masyarakat.
JBBA 2026 digelar Harian Jogja untuk mengapresiasi entitas yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis sosial, budaya, dan lingkungan.
Satpol PP Bantul menyita 86 botol miras dan oplosan dalam operasi penegakan perda, pelanggar terancam denda hingga Rp50 juta.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 15 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarif terbaru Rp8.000 di sini.