Orang Tua Diminta Lapor Jika Dipaksa Beli Seragam Sekolah
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Papan peringatan dipasang di sekitar area pembangunan tol Jogja-Solo seksi 2 paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, Rabu (2/8/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembebasan lahan tol Jogja-Solo Seksi 2 ruas Trihanggo-Junction Sleman sempat terkendala sertifikat tanah milik warga terdampak yang menjadi agunan di bank.
Meski demikian fenomena sertifikat tanah yang disekolahkan di bank tersebut secara perlahan dapat diatasi sehingga pembebasan lahan proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman persentasenya makin bertambah
BACA JUGA : Progres Pengerjaan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman Capai Angka 27 Persen
Sejumlah tanah milik warga terdampak yang sertifikatnya jadi agunan di bank itu dikenal dengan istilah hak tanggungan (HT). Humas PT. Adhi Karya pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2, Agung Murhandjanto mengakui adanya sejumlah bidang tanah milik warga terdampak tol Jogja-Solo Seksi 2 ruas Trihanggo-Junction Sleman yang sertifikatnya menjadi jaminan bank. Hal ini membuat proses pembebasan lahan akhirnya memakan waktu cukup lama.
"HT [hak tanggungan], jadi itu dijaminkan di bank, jadi itu yang membikin agak lama," kata Agung dikutip pada Kamis (29/2/2024).
Akan tetapi ia memastikan persoalan tanah yang menjadi agunan bank tersebut secara perlahan mulai dibereskan. Adapun jumlah tanah yang belum dibebaskan kaena terganjal sertifikat menjadi jaminan bank tersebut setidaknya ada tiga bidang.
"Untuk tanah yang belum dibebaskan yang di Tlogoadi yang mau ke dusun Nglarang ada dua-tiga rumah yang belum dibayar ganti rugi karena terkait dengan Hak Tanggungan, tapi sudah dibereskan," katanya.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman sendiri memiliki kebutuhan lahan sebanyak 889 bidang yang setara dengan 39,89 hektare. Hingga 4 Februari 2024, total lahan sudah bebas mencapai 161 bidang dengan luas 28,49 hektare. Torehan ini setara dengan 71,4 persen dari total target kebutuhan lahan. Sedangkan sebanyak 161 bidang lahan atau 11,39 hektare sisanya masih belum dibebaskan.
Di sisi lain dari 39,89 hektare lahan yang sudah dibebaskan, lahan yang siap digunakan mencapai 8,89 hektare. Luasan tersebut setara 22,3 persen dari total keseluruhan lahan proyek Tol Jogja-Solo pada Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.