Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Embung Kaliaji dengan latar Gunung Merapi dan Gunung Merbabu./Instagram @jogjaku
Harianjogja.com, SLEMAN—Geliat pariwisata di Kabuapten Sleman terus berkembang setiap tahunnya. Meski demikian, Dinas Pariwisata Sleman mengakui keberadaannya belum merata karena di sektor barat masih butuh perhatian yang lebih serius.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, peta sebaran wisata masih belum merata, meski perkembangannya tumbuh dengan pesat. Ia tidak menampik kunjungan kebanyakan masih di sisi timur meliputi wisata candi dan sektor utara di Kawasan lereng Merapi.
Oleh karenanya, ada upaya dari pemkab agar ada pemerataan, khususnya agar sektor Sleman barat juga bisa merasakan dampak positif dari kunjungan wisata. Ia mengakui sudah membuat kajian berkaitan dengan sektor barat yang didominasi oleh area pertanian.
“Kebijakan pemkab didalam mengembangkan pariwisata di Sleman barat ke arah argo wisata dan desa wisata. Tujuannya, agar pariwisata bisa berkembang, tapi di sisi lain tetap bisa mempertahankan lahan pertanian yang dimiliki,” kata Ishadi saat dihubungi, Rabu (6/3/2024).
Menurut dia, sudah ada beberapa kegiatan yang dipersiapkan untuk mendukung pengembangan wisata di wilayah Sleman barat yang meliputi Kapanewon Godean, Seyegan, Minggir hingga Moyudan. Dinas Pariwisata Sleman telah menyiapkan Ngaran Kite Festival di Kalurahan Margokaton, Seyegan.
BACA JUGA: Kembangkan Potensi Desa Wisata, Dispar Sleman Ajak Pengelola Saling Bekerja Sama
Diharapkan adanya kegiatan festival laying-layang di area persawahan bisa menjadi daya tarik untuk kunjungan wisata. “Kami juga akan mendukung penyelenggaraan Bedog Art Festival di Kapanewon Gamping,” katanya.
Menurut dia, pengembangan tidak hanya dalam bentuk dukungan dalam bentuk kegiatan. Pasalnya, saat ini juga ada koordinasi dengan Fakultas Bahasa dan Sastra UNY untuk menciptakan kreasi sendratari yang mengacu pada ceerita lokal sehingga bisa dipertontonkan bagi pengunjung wisata di Gamplong di Kapanewon Moyudan.
“Tentunya juga ada penguatan sumber daya manusia sangat penting agar desa wisata yang dikelola dapat berkembang dengan baik,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, pengembangan wisata di sektor barat lebih kepada pembentukan desa wisata. diharapkan dengan program ini, maka ada pemerataan kunjungan wisata sehingga tidak tertuju di sisi timur maupun di lereng Merapi.
“Sudah ada fasilitas internet gratis untuk pengembangan desa wisata. di sisi potensi, juga banyak lokasi di sektor barat yang memiliki pemandangan bagus-bagus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.