Harga Pertamax Naik, Pertashop di Gunungkidul Sepi Pembeli
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Ilustrasi jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman memastikan target kunjungan selama libur Lebaran bisa terpenuhi. Meski demikian, akan upaya evaluasi guna memenuhi target kunjungan dalam kurun waktu satu tahun.
Kepala Dispar Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, selama libur Lebaran tercatat ada kunjungan sebanyak 327.211 wisatawan. Jumlah ini masih bisa bertambah dikarenakan ada beberapa destibasi yang belum mengumpulkan data kunjungan. “Kemungkinan tambah itu ada, tetapi untuk bisa mencapai 400.000 pengunjung sepertinya sulit,” kata Ishadi, Selasa (16/4/2024).
Menurut dia, dengan jumlah kunjungan ini maka target pengunjung bisa terpenuhi. Hanya saja, tingkat ketercapaian tergolong di angka terendah dikarenakan selama libur Lebaran ada kunjungan sebanyak 300.000-450.000 orang.
“Harapannya bisa mencapai 450.000 pengunjung, tetapi sulit untuk merealisasikannya karena yang sudah masuk baru 327.211 orang. Ini juga sudah memenuhi target, tapi dalam Batasan yang paling rendah,” katanya.
Oleh karena itu, dia berencana mengevaluasi berkaitan dengan penyelenggaraan libur Lebaran. Hal ini dibutuhkan untuk acuan penyelenggaraan libur ke depan sehingga target kunjungan dalam rentang waktu satu tahun dapat terpenuhi.
“Minggu depan baru kami lakukan evaluasi. Ada banyak dibahas mulai perbandingan kunjungan dan destinasi objek dengan daerah lain, juga ada evaluasi tentang apa yang harus diperbaiki tetang pelayanan wisata di Sleman,” katanya.
Menurut dia, di 2024 ada target kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta orang. Untuk memenuhi target ini sudah menyiapkan kalender even pariwisata guna menarik minat wisatawan berkunjung ke destinasi di Bumi Sembada. “Banyak even mulai dari sport tourism, even budaya dan lain sebagainya,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan Ribu Wisatawan Serbu Objek Wisata di Sleman, Terbanyak di Candi dan Kaliurang
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto menambahkan, sama seperti penyelenggaraan liburan di momen-momen sebelumnya, kunjungan masih didominasi ke objek wisata di lereng Merapi dan Kawasan wisata candi seperti Prambanan dan Ratu Boko. Destinasi di sisi timur ini menjadi primadona karena menyumbang kunjungan terbanyak.
“Lava tour, wisata Kaliurang, Candi Prambanan, Ratu Boko jadi penyumbang terbanyak saat libur Lebaran. Untuk destinasi lain juga ada peningkatan, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Rekomendasi 12 mobil bekas keluarga paling bandel dan murah, mulai Toyota Kijang Kapsul hingga Innova, lengkap dengan kisaran harga dan tips membeli.
Kondisi Alex Marquez terus membaik usai cedera serius di MotoGP Catalunya 2026. Marc Marquez menyebut sang adik sudah mulai berlatih fisik dan siap menuju comeb
WhatsApp mulai menguji fitur panggilan suara dan video grup di WhatsApp Web. Pengguna dapat melakukan panggilan hingga 32 peserta langsung dari browser.
FIFA menyatakan Shaun Evans tidak melanggar aturan disiplin terkait gestur kontroversial di Piala Dunia 2026 meski tetap menuai kritik.