Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Sejumlah rambu peringatan terpasang di pinggir jalur fungsional tol Solo-Yogyakarta di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (22/12/2023). PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) mulai mengoperasikan jalur fungsional tol Solo-Yogyakarta untuk arus mudik liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 sehingga pengemudi dapat melewatinya melalui gerbang tol Banyudono dan gerbang tol Colomadu hingga Karanganom, Klaten. - Antara/Aloysius Jarot Nugroho\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Arus mudik dan wisata di DIY pada libur lebaran 2024 ini diprediksi akan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini melihat tren nasional yang juga diprediksi meningkat. Apalagi tol Jogja-Solo dioperasikan secara fungsional pada mudik lebaran tahun ini.
Sekda DIY, Beny Suharsono, menjelaskan Pemda DIY saat ini sedang mengkaji pemudik yang masuk dan keluar dari DIY. “Kan ada yang keluar dari Jogja, misalnya grupnya yang ke daerah Tasik, Kuningan dan sekitarnya. Kemudian yang paling besar dari Jakarta, Bogor, Cirebon dan sekitarnya yang pulang ke Jogja. Daya dukung dan daya tampungnya sedang kami siapkan,” ujarnya, Rabu (13/3/2024).
BACA JUGA: Jalan Tol Jogja Solo Difungsikan untuk Mudik Lebaran 2024, Exit Tolnya di Ngawen Klaten
Melihat prediksi nasional dan pandemi yang sudah berakhir, arus mudik di DIY juga kemungkinan meningkat. “Kemungkinan besar pemudik ke Jogja itu prediksinya akan lebih besar. Kedua karena liburnya lebih panjang. Pengalaman tahun kemaren, mereka tidak berhenti, hari-hari tetap penuh,” kata dia.
Adapun prediksi arus kendaraan masuk kebanyakan dari timur, karena dioperasionalkannya secara fungsional tol Jogja-Solo. Sementara dari sisi selatan dan barat diprediksi akan lebih landai. Hal serupa juga terjadi pada libur lebaran 2023 karena tol Jogja-Solo juga dibuka fungsional.
Meski demikian, pihaknya belum mendapatkan angka berapa banyak peningkatan arus mudik nanti. Ia juga masih memantau daya beli masyarakat saat ini di tengah tingginya harga kebutuhan pokok. “Sekarang apa-apa lagi merangkak naik terutama komoditas pokok,” ungkapnya.
Ia juga belum mendapatkan data pemesanan tiket kendaraan umum pada libur lebaran nanti. Pemudik dengan kendaraan umum biasanya akan tiba lebih dulu baru kemudian disusul pemudik dengan kendaraan pribadi.
Adapun upaya antisipasi kepaatan lalu lintas, Pemda DIY memastikan ketersediaan rambu-rambu yang jelas. Ia mencontohkan seperti petunjuk arah di jalur alternatif, harus dipastikan terhubung terus agar pengendara tidak terjebak di jalur alternatif.
Kemudian lampu APILL juga akan diatur untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan antrian kendaraan. “Ini termasuk untuk di jalur wisata. Kami sudah berembug dengan tiga wilayah selatan. pengaturan bersama traffict lalu lintas,” kata dia.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menuturkan pihaknya juga belum mendapatkan prediksi arus mudik ke DIY. Meski demikian, ia juga memperkirakan adanya peningkatan arus kendaraan dibanding tahun sebelumnya.
“Sepertinya ada peningkatan. Apalagi dengan jalan tol yang difungsionalkan di daerah Ceper itu, ini akan mempercepat orang yang akan ke Jogja. ke Jogja mungkin sebenarnya bukan hanya mudik, tapi juga untuk wisata,” paparnya.
Ia memastikan Ditlantas Polda DIY akan memberikan layanan berupa pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk membuat perjalanan lancar dan nyaman. “Kalau jalan sekarang sudah mulai bagus. Hanya mungkin kepadatan itu pasti. Apalagi di Gunungkidul jalannya menikung tajam, terjal, turunan dan sebagainya. kami akan antisipasi,” ujarnya.
Pada libur lebaran nanti, ia memperkirakan puncak keramaian lalu lintas bukan terjadi pada saat mudik, namun setelah lebaran. “Mudiknya nggak seberapa ramai. Tapi pada saat H+1 lebaran sampai H+7, itu ramainya. Jelas pasti sudah, seperti tahun lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.