Advertisement
Dinas Perhubungan Sleman Kebut Perbaikan Lampu Jalan Menjelang Lebaran

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman terus memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU). Setiap hari, ada sekitar 20 titik LPJU yang diperbaiki.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan jajarannya mulai mengintensifkan program perbaikan LJPU yang rusak. Meski tidak menyebut jumlah secara rinci, menjelang Lebaran sudah ada banyak laporan maupun hasil indetifikasi lapangan berkaitan dengan kerusakan lampu penerangan.
Advertisement
Menurut dia, upaya perbaikan dilakukan dengan menerjunkan empat tim pemeliharaan. Rinciannya, tiga tim bekerja mulai dari pagi hingga sore, sedangkan satu tim beroperasi mulai dari sore hingga malam.
“Upaya perbaikan terus dilakukan. Setiap hari ada 20 titik yang diperbaiki atau masing-masing tim memperbaiki kerusakan di lima titik,” kata Arip kepada wartawan, Senin (25/3/2024).
Ia mengungkapkan, di musim hujan ini banyak lampu penerangan yang rusak, khususnya berkaitan dengan kabel putus karena tertimpa pohon tumbang. Selain itu, ada kerusakan karena korsleting. “Tentunya kerusakan ini harus segera diperbaiki sehingga lampu penerangan jalan dapat berfungsi dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Selama Pemilu 2024, Prabowo-Gibran Paling Sering Kena Bully di Internet
Arip menambahkan, program pemeliharaan LPJU yang rusak akan dioptimalkan hingga H-7 Lebaran. Diharapkan selama kurun waktu tersebut, kendala berkaitan dengan keluhan tentang lampu penerangan bisa diselesaikan. “Terus kami upayakan perbaikannya. Untuk aduan yang beasal dari medsos juga sudah kami tangani semua,” katanya.
Dia berharap dengan dilakukan perbaikan maka program penerangan jalan bisa memadai sehingga tidak ada lagi lampu yang mati sehingga dapat membantu pemudik. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun tindak pidana kejahatan.
Salah seorang warga di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sugito mengatakan saat melintas di jalan alternatif Sleman-Magelang melihat proses perbaikan lampu penerangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Perhubungan Sleman. Menurut dia, upaya tersebut untuk memastikan agar penerangan dapat berfungsi dengan normal. “Mudah-mudahan yang rusak bisa berfungsi setelah diperbaiki,” katanya.
Ia juga berharap proses perbaikan dilakukan secara berkala. Selain itu, juga ada upaya pemantauan secara rutin agar perbaikan tidak harus menunggu adanya aduan dari masyarakat. “Jangan menunggu ramai di media sosial dulu baru dibenahi. Harusnya ada tim patroli untuk mendata terkait dengan lampu jalan yang rusak, kemudian diperbaiki secepatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan 32 Persen, Jadi Ancaman Serius Sektor Perdagangan Indonesia
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
Advertisement
Advertisement