Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Ilustrasi wisata Gua Pindul./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pendapatan asli daerah (PAD) Gunungkidul dari sektor wisata selama masa libur Lebaran ditarget mencapai Rp1,5 miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 136.205 orang. Adapun, libur Lebaran itu dimulai pada Rabu-Senin (10-15/4).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan pengamanan kawasan dan jalan menuju kawasan wisata akan menggandeng pemangku kebijakan terkait serta pegawai Dispar Gunungkidul yang jumlah totalnya mencapai 267 orang.
Selain itu, Dispar juga akan terlibat dalam pendampingan kepada petugas pungut dari kalurahan untuk pemungutan retribusi pada dini hari hingga siang hari.
“Untuk kelancaran arus lalu lintas, Dinas Pariwisata beserta stakeholder terkait akan melaksanakan survei jalur wisata guna bahan untuk melakukan rekayasa lalu lintas,” kata Supriyanta dihubungi, Rabu (27/3/2024).
Supriyanta menambahkan perlu ada penambahan rambu di titik rawan serta rambu peringatan di pantai, lalu perlu juga koordinasi mengenai keberadaan Pak Ogah atau pengatur jalan ilegal di jalur wisata, laporan mengenai jalan rusak yang masuk ruas jalan propinsi, serta rekayasa lalu lintas di destinasi wisata Kawasan Watugupit.
Sementara itu, Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan bahwa target kunjungan wisatawan 136.205 orang mengandaikan cuaca normal. Apabila hujan turun pun dalam curah yang ringan.
BACA JUGA: Target PAD Pariwisata Bantul 2023 Meleset, Begini Kata DPRD Bantul
Windu juga menyampaian bahwa 70% lebih pengunjung diprediksi akan memadati kawasan pantai. Meski menurut dia destinasi wisata khusus seperti Desa Wisata Nglanggeran akan ada lonjakan pengunjung namun masih belum dapat mengalahkan angka kunjungan di kawasan pantai.
Dispar masih akan melakukan rakor dengan pihak terkait utamanya mengenai rekayasa lalu lintas di beberapa kawasan wisata. Pasalnya, dalam rakor sebelumnya ada evaluasi mengenai kasus-kasus wisatawan yang menjadi korban kecelakaan ketika menggunakan kendaraan wisata.
“Nanti ada penempatan petugas dari Polres, Dishub, Pol PP untuk titik-titik tertentu yang rawan. Hasil evaluasi libur natal kemarin juga seperti itu [ada jalur rawan yang membahayakan wisatawan]. Kami berharap [kasus mobil Jip dari Bantul masuk jurang] tidak terjadi di Gunungkidul,” kata Windu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun
Residivis berinisial FAPP ditangkap polisi setelah mencuri puluhan bungkus rokok senilai Rp3 juta dari warung di Dlingo, Bantul, dengan modus berpura-pura menja
Anthropic menghentikan evaluasi keamanan siber setelah menemukan tiga insiden Claude yang sempat mengakses internet dan sistem nyata saat pengujian
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal