Advertisement
Dalam Waktu Sepekan, Merapi Luncurkan 46 Kali Guguran Lava

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas erupsi Gunung Merapi dalam sepekan masih cukup tinggi. Sedikitnya 46 kali guguran lava teramati meluncur ke arah selatan dan barat daya. Beberapa aktivitas kegempaan juga masih terjadi selama sepekan.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa, menjelaskan pada periode pengamatan 22-28 Mret 2024, teramati guguran lava sebanyak 46 kali ke arah selatan dan barat daya.
Advertisement
BACA JUGA: Panglima TNI Ungkap Penyebab Kebakaran di Gudang Amunisi Daerah Kodam Jaya Bogor
“Meliputi dua kali ke hulu Kali Boyong sejauh maksimal 800 meter dan 44 kali ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.500 meterm,” ujarnya, Minggu (31/3/2024).
Tidak teramati adanya guguran awan panas dalam sepekan. Berdasarkan analisis foto udara pada 21 Maret 2024, volume kubah barat daya terukur sebesar 2.066.400 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.358.000 meter kubik.
Pada aktivitas kegempaan, tercatat satu kali gempa Vulkanik Dangkal, 22 kali gempa Fase Banyak, empat kali gempa Frekuensi Rendah, 346 kali gempa Guguran dan 49 kali gempa Tektonik. “Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi,” kata dia.
Pada 24 Maret 2024 dilaporkan terjadi hujan di pos pengamatan Gunung Merapi Kaliurang, dengan intensitas curah hujan 62 mm/jam selama 1135 menit. Meski demikian tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
BACA JUGA: Dampak Ledakan Gudang Amunisi Daerah Kodam Jaya, Ratusan Warga Mengungsi
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental, disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. “Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga,” ungkapnya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

49 Kepala DaerahBelum Jalani Retret, Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Kedua
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Wisatawan ke DIY Diprediksi Meningkat di Lebaran, Data Resmi Akan Dirilis 8 April
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
- Mobil Pemudik Asal Bekasi Terbakar di Ngemplak Sleman
- Ini Antisipasi Pengelola Terminal Giwangan Hadapi Puncak Arus Balik
Advertisement
Advertisement