Penjualan Motor Listrik di Jogja Naik, Sleman Jadi Pasar Terbesar
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
CCTV - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah kamera CCTV dipasang di puluhan simpang dan area masuk DIY pada mudik lebaran mendatang. Sarana itu nantinya akan digunakan untuk menghitung jumlah kendaraan dan orang yang masuk ke wilayah setempat. Selain itu juga bisa membantu petugas untuk menyusun rekayasa lalu lintas selama masa mudik.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, sarana itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama Korlantas Polri dengan Polda DIY beberapa waktu lalu dan akan diterapkan pada masa mudik lebaran nanti atau berbarengan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2024 yang dimulai pada 4-16 April.
BACA JUGA : Tol Jogja-Solo Beroperasi Gratis saat Mudik Lebaran 2024, Ini Lokasi Exit Tollnya
"Ini juga untuk keselamatan lalu lintas, ada 22 titik kamera yang nanti bisa menghitung jumlah kendaraan dan 21 titik yang bisa menghitung jumlah orang. Sarana itu akan kita gunakan sebagai basis data keselamatan lalu lintas," jelasnya, Senin (1/3/2024).
Total ada sebanyak empat ribu lebih personel kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan mudik lebaran 2024. Sasaran pengamanan difokuskan pada kegiatan buka puasa bersama, salat lebaran, silaturahmi dan kegiatan lainnya dengan tempat serta waktu yang sudah ditentukan berikut konsepnya.
"Rekayasa lalu lintas kita buat hanya pada waktu tertentu saja, ketika arus kedatangan besar ke Jogja maka di pintu masuk timur, selatan dan utara akan dibuat rekayasa. Apakah kontra flow atau yang lain, waktunya ditentukan dan disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.
Menurut Kapolda, kepadatan arus lalu lintas di Jogja sedikit berbeda dengan daerah lain. Berdasarkan pengalaman pada masa lebaran 2022 dan 2023 lalu kepadatan lalu lintas terjadi pada hari ketiga operasi ketupat progo digelar. Kepadatan terjadi di bandara, stasiun dan juga terminal.
"Fase tiga hari setelah operasi dan fase h+1 lebaran dan arus balik mudik di hari 14 setelah operasi itu akan peningkatan masuk dan keluar. Angka keluar lebih banyak dari pada yang masuk," katanya.
Sekda DIY Beny Suharsono mengungkapkan, kesiapan infrastruktur akan dilakukan secara optimal menjelang mudik lebaran. Terutama di ruas Jalan Godean dan ruas Jalan Purworejo dan Kulonprogo yang disebut rawan longsor. "Semuanya akan sesegera mungkin kami perbaiki menjelang mudik lebaran nanti," urainya.
BACA JUGA : Tarif Tol Trans Jawa Diskon 20 Persen saat Mudik Lebaran 2024
Beny juga memastikan stok pangan dam sembako aman sampai lebaran selesai. Memang ada kenaikan harga beberapa komoditas seperti daging ayam dan sapi, tetapi untuk beras dan yang lain telah mengalami penurunan harga. "H-7 memang diperkirakan ada pergeseran harga, tapi lain-lain semua stoknya aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.