Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, JOGJA—Perbaikan jalan di DIY dikebut menjelang Lebaran. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIY menargetkan sejumlah ruas jalan yang rusak di wilayahnya akan ditambal dan ditingkatkan sebelum memasuki mudik Lebaran. Ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mudik selama Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan, total ada sebanyak tujuh ruas jalan yang ditingkatkan. Panjangnya beragam dan yang paling panjang adalah ruas Jalan Hargomulyo Watugajah Gunungkidul yakni 2,5 km.
"Untuk pekerjaan peningkatan jalan ini rencananya akan dilaksanakan di tahun ini, sekarang berproses untuk pengadaan jasa," katanya, Selasa (2/4/2024).
Selain ruas Jalan Hargomulyo Watugajah Gunungkidul ada pula rehabilitasi ruas Jalan Klangon tempel sepanjang km, kemudian rehabilitasi ruas Jalan Demakijo Kebonagung 1,5 km, ruas Jalan Imogiri Dodogan 1,275 km, ruas Sentolo Brosot 1,15 km, ruas Jalan Jogja Kaliurang 1,65 km serta ruas Jalan Prambanan Gayamharjo 400 meter.
BACA JUGA: Pemudik Perlu Waspada! Ini Jalur Rawan Kecelakaan dan Bencana di Bantul
Salah satu ruas jalan lain yang ditambal ada ruas Jalan Godean Sleman. Ini dilakukan dalam rangka anisipasi jalur libur lebaran. "Penambalan lubang di beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan kami memang sedang dilakukan dengan anggaran pemeliharaan rutin," jelasnya.
Ia memastikan, pekerjaan penambalan tersebut ditargetkan sebelum Lebaran sudag tertangani seluruhnya. "Namun perlu diketahui juga dengan kondisi hujan yang terus menerus juga berpotensi munculnya lubang baru," jelasnya.
Sekda DIY Beny Suharsono menyebutkan, pihaknya sudah siap menghadapi masa mudik lebaran mendatang termasuk dari sisi kesiapan infrastruktur jalan. Pihaknya memastikan ruas Jalan Godean yang beberapa waktu lalu diprotes warga akan diperbaiki secepat mungkin dan juga ruas Jalan Purworejo dan Kulonprogo.
"Kesiapan infrastruktur soal Jalan Godean segera mungkin kami perbaiki juga yang rawan longsor seperti ruas Jalan Purworejo dan Kulonprogo," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.