Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi rumah sakit sleman / ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman tidak hanya menyiagakan seluruh puskemas untuk memberikan pelayanan saat libur Lebaran. Pasalnya, juga menyiapkan layanan rumah sakit rujukan untuk kegawatdaruratan.
“Ada 14 rumah sakit yang menjadi rujukan kegawatdaruratan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, Senin (8/4/2024).
Dia menjelaskan, rumah sakit ini meliputi RSUP Dr Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Bhayangkara. Selanjutnya ada Rumah Sakit PDHI Kalasan, Jogja International Hospital (JIH), RS Panti Nugroho, RS Puri Husada, RSU At Turots, Mitra Sehat dan Quuen Latifa.
BACA JUGA: Libur Lebaran, Puskesmas Rawat Inap di Sleman Tetap Buka 24 Jam
“Sudah ada koordinasi dan 14 rumah sakit ini siap melayani masalah kegawatdaruratan selama libur Lebaran,” katanya.
Selain masalah kegawatdaruratan, Dinas Kesehatan Sleman juga mengidentifikasi adanya potensi kelahiran saat liburan berlangsung. Untuk mengantisipasi, sudah menginstruksikan puskemas melalui bidan desa melakukan pendataan terhadap ibu hamil yang berpotensi melahirkan pada 7-15 April 2024.
“Data ibu yang akan melahirkan ada di masing-masing puskemas. Yang jelas, kami sudah berkoordinasi dengan tujuh rumah sakit untuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif [PONEK] guna membantu proses persalinan,” katanya.
Rumah sakit untuk rujukan PONEK meliputi RSUP Dr Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSKIA Sadewa, RSU Sakina Idaman. Selain itu, ada juga RSA UGM dan RSU PKU Muhammadiyah Gamping.
“Untuk kasus kejadian luar biasa dapat menghubungi Dinas Kesehatan Sleman di nomor 0274-8609000 atau 081328492299,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan, ada sekitar 4 juta pemudik akan masuk ke wilayah Sleman di tahun ini. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis diminta memmpersiapkan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Untuk DIY diperkirakan ada 11,7 juta pemudik. 4 juta jiwa di antaranya akan masuk ke wilayah Sleman,” kata Danang.
Menurut dia, adanya mobilisasi penduduk ini harus diantisipasi. Selain memberikan kemudahan akses, masalah Kesehatan juga menjadi hal utama sehingga upaya mitigasi dilakukan agar libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Akses layana Kesehatan masyarakat harus tetap terpenuhi, meski dalam keadaan libur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.