UKDW Jogja Buka Prodi Teknologi Pangan, Fokus Inovasi Pangan
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Barisan kendaraan yang didominasi roda empat mengular di Pertigaan Kranggan, Bokoharjo atau di selatan Candi Prambanan, Sleman, Jumat (12/4/2024). Polda DIY memprediksi puncak arus kendaraan pada Minggu (14/4/2024).Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY mengklaim kunjungan wisatawan selama libur lebaran tahun ini cukup menggembirakan dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya saja data detail soal jumlah kunjungan hingga kini belum dihitung secara keseluruhan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, pihaknya masih berupaya mengumpulkan data lengkap soal kunjungan wisatawan selama libur lebaran ini. Baik itu yang berkunjung ke destinasi wisata, kampung wisata, maupun desa wisata dan pusat kuliner favorit. Namun berdasarkan pengamatan kasat mata, kunjungan wisata di libur lebaran tahun ini diklaim bagus.
BACA JUGA: Di Jogja, Lama Kemacetan Maksimal Hanya 10 Menit Selama Libur Lebaran
"Pandangan secara umum lebaran tahun ini yang jumlah harinya 10 hari, lebih panjang dari tahun sebelumnya yang 8 hari saya melihat pergerakan wisatawannya cukup menggembirakan," katanya, Selasa (16/4/2024).
Singgih menyatakan, dari sisi kunjungan memang ada destinasi yang mengalami peningkatan dan juga berkurang tapi terdapat tren baru soal karakteristik kunjungan wisata pada tahun ini. Wisatawan cukup banyak yang berkunjung ke destinasi wisata yang tidak hanya menyediakan panorama alam tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas kuliner.
"Ada perubahan perilaku memang jadi dia bisa menikmati pemandangan juga kulinernya. Juga wahana baru yang menantang mereka suka," jelasnya.
Singgih belum mau menyebut apakah wisatawan yang berkunjung tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnya, meski secara kasat mata terlibat demikian. Pihaknya masih menunggu hasil perhitungan resmi. Di sisi lain arus lalu lintas selama libur lebaran lalu juga secara umum lancar meski terjadi kepadatan di beberapa titik.
"Kepadatan terjadi tapi macet tidak parah tetap bergerak. Itu bentuk kesiapan petugas dari polisi dan dishub yang mengatur dengan optimal," jelasnya.
BACA JUGA: BPBD DIY Catat Sejumlah Kejadian Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya
Sementara PHRI yang menyebut bahwa okupansi hotel selama lebaran lalu mencapai 80-90 persen, menurut Singgih merupakan capaian yang signifikan. Wisatawan yang menginap disebutnya juga cukup merata tidak hanya di Kota Jogja tetapi juga di kabupaten lain.
"Sektor ekraf, baik itu oleh-oleh dan kerajinan tangan saya kira juga naik. Tentu berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Jogja," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
nvestigasi mengungkap ratusan dokter palsu berbasis AI membanjiri Facebook dan Instagram untuk mempromosikan suplemen dengan klaim kesehatan yang meraguka
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.
Studi ICCT mengungkap biaya baterai mobil listrik turun hingga 35%, tetapi harga EV hanya turun 18% karena produsen lebih fokus meningkatkan kualitas kendaraan.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.