3 Ruas Jalan di Gunungkidul Segera Diperbaiki, Anggaran Rp5 Miliar
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, berpeluang meramaikan bursa calon kepala daerah di Pilkada 2024. Pasalnya, selain menjadi pimpinan pengurus partai pemenang pemilu di daerah, juga tercatat sebagai Anggota DPRD DIY.
Hasil Pemilihan Legislatif di Pemilu 2024, ia juga berpeluang besar terpilih kembali menjadi wakil rakyat untuk periode lima tahun ke depan. Meski demikian, Koeswanto mengakui tidak tertarik untuk ikut dalam bursa pencalonan bupati dan wakil bupati di Bumi Sembada.
“Saya mau nyalon [mencalonkan diri], tetapi sayangnya enggak punya tanah yang ketabrak tol karena untuk maju membutuhkan modal yang besar,” kata Koeswanto kepada Harianjogja.com, Rabu (17/4/2024).
Ia juga memastikan tidak akan mendaftar dalam proses penjaringan calon kepala daerah yang diadakan internal partainya. Koeswanto berdalih tidak cocok menjadi eksekutif dan lebih memilih menjadi anggota dewan yang salah satu tugasnya mengawasi ketugasan yang dijalankan oleh kepala daerah. “Saya lebih baik mengawasi saja, dari pada diawasi sebagai eksekutif,” katanya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat, DPC PDI Perjuangan Sleman bakal membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Ia pun mempersilakan setiap kader yang ingin ikut kontestasi mendaftar dalam penjaringan tersebut.
BACA JUGA: Curah Hujan Naik Dua Kali Lipat, Kota Gurun Dubai Dilanda Banjir Besar
Meski demikian, Koeswanto menegaskan penjaringan hanya untuk mendapatkan kandidat yang bakal diusung. Namun, kepastian siapa yang diusung diserahkan sepenuhnya di tangan ketua umum partai.
“Tugas kami hanya menjaring siapa saja yang berminat dengan mendaftarkan dalam pencalonan. Nantinya, siapa yang ingin berpartisipasi akan dikirimkan ke Pusat dan penentuan akan ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP,” katanya.
Bursa calon kepala daerah di Sleman masih sangat cair. Terlebih lagi hingga sekarang masih ada partai yang masih malu-malu untuk mengumumkan bakal kandidatnya.
Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengatakan, partainya sudah melakukan komunikasi secara serius dengan PKB untuk berkoalisi dalam Pilkada Sleman.
Meski demikian, pembahasan belum memutuskan siapa bakal calon yang diusung untuk menjadi bupati dan wakil bupati periode lima tahun ke depan. “Masih proses dan belum berani mengungkapkan bakal calon yang diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Strategi pergantian pemain John Herdman menjadi kunci kemenangan Garuda.
Komisi D DPRD DIY mendorong dukungan anggaran dan kemitraan untuk membantu sekolah swasta yang kekurangan murid di DIY.
El Nino diperkirakan menguat hingga 12 bulan. CERAH mendesak evaluasi kebijakan energi nasional yang masih bergantung pada energi fosil.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.