Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan calon jemaah haji asal Bantul dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada pertengahan Mei 2024.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan gelombang pertama jemaah haji asal Jateng DIY akan berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Solo pada 12 Mei 2024. Sementara menurut Ahmad memperkirakan gelombang keberangkatan awal tersebut untuk jemaah haji asal Jawa Tengah.
Sementara jemaah haji asal DIY berangkat perkiraan sekitar pertengahan Mei 2024. "Kemarin perkiraan jemaah haji dari DIY berangkat pada 20-25 Mei [2024], namun masih menunggu kepastian pembagian kloter," ujarnya, Kamis (18/4/2024).
Dia menyampaikan saat ini masih dalam tahap pengkolteran jemaah haji. Dia menyampaikan akan ada 1.035 orang jemaah haji asal Bantul yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Nantinya, jemaah haji tersebut akan dibagi dalam tiga kloter.
Dalam satu kloter terdiri dari 352 jemaah haji. Setiap kloter akan didampingi 8 petugas haji terdiri dari ketua kloter, pembimbingan ibadah, dokter, paramedis, dan pendamping daerah dari pemerintah pusat dan daerah.
Dia menyampaikan hingga saat ini 1.035 orang jemaah haji yang akan berangkat tersebut telah melunasi biaya haji. Mereka pun telah menjadi pemeriksaan kesehatan seperti gula darah, dan kolesterol, sebelum melunasi biaya haji tersebut. Sehingga, menurut Ahmad, seluruh jemaah haji sudah dipastikan memenuhi ketentuan kesehatan yang disyaratkan.
BACA JUGA: Hendak Tawuran, Lima Remaja Ditangkap Polisi di Bantul
Meski begitu, menjelang keberangkatan jemaah haji juga akan menjalani pengecekan kesehatan kembali sebelum memasuki embarkasi. Selain itu, jemaah haji juga akan diberikan vaksin meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dia menuturkan dari jumlah 1.035 orang jemaah haji tersebut, sekitar 35 persennya merupakan lansia, atau berusia lebih dari 65 tahun. Dari jumlah tersebut, usia tertua jemaah haji yang akan berangkat yaitu 94 tahun, dan usia termuda sekitar 20 tahun.
Ahmad menyampaikan bagi jemaah haji lansia yang memerlukan pendampingan, dan ingin penggabungan dapat mengajukan ke Kemenag Bantul. Hingga saat ini telah ada sekitar 51 orang jemaah haji yang mengajukan pendampingan dan penggabungan. Pendampingan dapat diajukan oleh jemaah lansia yang memerlukan pendamping, sementara penggabungan dapat diajukan jemaah haji apabila menginginkan berangkat haji bersama dengan anggota keluarganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil September 2026 dengan 4.840 unit. Simak daftar 20 mobil terlaris di Indonesia.
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Timnas U-15 Indonesia kalah 0-3 dari Wales pada laga kedua Grup G Festival FIFA 2026. Tiga gol Wales tercipta pada babak kedua.
Pemerintah menunda kewajiban sertifikasi halal UMKM hingga 2028 karena banyak pelaku usaha belum memenuhi target dan terkendala administrasi.
Rute Trans Jogja ke Gunungkidul belum terealisasi meski dikaji sejak 2025. Warga berharap layanan ini mengurangi kepadatan Jalan Jogja-Wonosari.