Advertisement

Lestarikan Budaya Jawa, Kalurahan Ngeposari Bentuk Kampung Hanacaraka

Andreas Yuda Pramono
Senin, 22 April 2024 - 22:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Lestarikan Budaya Jawa, Kalurahan Ngeposari Bentuk Kampung Hanacaraka Seorang warga tengah menulis aksara jawa. Istimewa/dok. Pemkot Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Ngeposari, Semanu membentuk Kampung Hanacaraka. Pembentukan kampung tersebut menjadi upaya untuk melestarikan budaya Jawa yang mencakup adat-tradisi, kesenian, permainan tradisional, bahasa, sastra dan aksara.

Lurah Ngeposari, Ciptadi mengatakan pembentukan Kampung Hanacaraka dilakukan sejak empat tahun lalu. Selain unsur-unsur tersebut, ada unsur lain yang membentuk konsep kampung yaitu kerajinan, kuliner, pengobatan tradisional, bangunan, cagar budaya, dan warisan budaya.

Advertisement

“Konsep kampung ini juga siap dijadikan wisata edukasi dan budaya layaknya Desa Panglipuran yang ada di Pulau Dewata, Bali,” kata Ciptadi dalam keterangan tertulis.

Ciptadi mengaku pembentukan Kampung Hanacaraka menggunakan dana iuran dari masyarakat. Ke depan, dia berharap pengembangan kampung tersebut dapat menggunakan Dana Keistimewaan.

Baca Juga

Lestarikan Sandiwara Bahasa Jawa di Tanah Mataram, Ini yang Dilakukan Kelompok Sedhut Senut

Mahasiswa Jogja Didorong Miliki Wawasan Aksara Jawa

Lestarikan Aksara Jawa Melalui Digtalisasi

Adapun warga Ngeposari, kata Ciptadi berharap Kampung Hanacaraka jadi pusat kunjungan wisata. Dengan begitu, perekonomian warga dapat meningkat.

"Ini titik awal kami mengembangkan kebudayaan. Semoga mendapatkan perhatian dari pemerintah," katanya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan Kampung Hanacaraka adalah representasi masyarakat jawa dalam upaya melestarikan kebudayaan yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia berharap kampung tersebut dapat menjadi sentral kebudayaan di Gunungkidul yang mengajarkan unsur kebudayaan yang ada. Dari situ, nilai- nilai kebudayaan tidak tergerus zaman.

"Ditengah gempuran modernisasi kita harus selalu sadar pentingnya menjaga kebudayaan dan melestarikannya," kata Sunaryanta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gelombang Kedua Keberangkatan Jemaah Haji, Kemenag Berharap Tak Ada Lagi Kasus Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement