Ratusan Pelajar Bantul Diajak Keliling Museum Sepanjang 2026
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Dinas Kebudayaan DIY dan Yayasan Seruang menjelaskan rangkaian acara JAB Fest yang bakal digelar pada 1-14 Mei 2024 di The Ratan dan Kampoeng Mataraman, Senin (29/4/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kebudayaan DIY menggandeng Yayasan Seruang bakal menggelar Jogja Art + Books Festival (JAB Fest) pada 1-14 Mei 2024 di The Ratan dan Kampoeng Mataraman. Kegiatan itu digelar untuk mendukung pengembangan budaya dan pelestarian literasi.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Laksmi Pratiwi mengatakan, agenda ini dianggap sebagai wajah keistimewaan budaya Jogja secara nasional dan Internasional.
"Literasi memberikan kekuatan pada setiap karya seni dan memberikan energi pada laku kebudayaan yang tumbuh dan bergerak sebagai identitas keistimewaan di Jogja," katanya, Senin (29/4/2024).
BACA JUGA : PROGRAM LITERASI: Milenial Diajak Belajar Agama di Era Digital
Menurutnya, program JAB Fest menjadi bagian dari strategi dalam menunjukkan identitas keistimewaan Jogja dari aspek literasi budaya yang telah direncanakan oleh Dinas Kebudayaan DIY. "JAB Fest tahun ini mengusung delapan program yang mempertemukan seni dengan literasi dalam beragam bentuknya," katanya.
Ketua Program JAB Fest 2024 Dodo Hartoko menyatakan, delapan program tersebut yakni Diskusi buku, Performance Lecture, Berbincang, Seniman Bicara, Pameran Seni Rupa, The Sounds of Poetry, Penulis Bercerita, dan Bazar Buku.
"Festival ini bermaksud menunjukkan kemewahan Jogja dari pertemuan seni dan literasi yang dihidupi dan digerakkan oleh masyarakatnya" katanya.
Sederetan nama besar para penggerak seni dan literasi akan meramaikan acara, di antaranya, Eko Nugroho, Afrizal Malna, Leila S Chudori, Silampukau, Saut Situmorang, St. Sunardi, Puthut EA, Erizal, dan lainnya. Secara khusus, JAB Fest 2024 memberikan ruang seniman membicarakan karyanya dalam merefleksikan mooi Indie dari masa ke masa.
BACA JUGA : Bedah Buku Ajak Tingkatkan Ibadah dan Literasi
"Program JAB Fest ini mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan literasi dan pengembangan kebudayaan melalui dana keistimewaan Yogyakarta," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.