Advertisement
BPS Sediakan Pojok Statistik di UGK, Bisa Diakses Gratis untuk Warga Gunungkidul
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul sedang memotong pita sebagai tanda peresmian Pojok Statistik di Universitas Gunung Kidul (UGK), Senin (29/4/2024). Pojok Baca tersebut bertujuan untuk mewujudkan program satu data indonesia. Data yang terintegrasi akan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan. - Harian Jogja/ANdreas Yuda Pramono.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunungkidul dan DIY meresmikan Pojok Statistik di Kampus II Universitas Gunung Kidul (UGK), Senin (29/4/2024). Pojok Statistik tersebut dibuka untuk masyarakat umum. Dengan begitu, masyarakat dapat belajar statistik secara gratis.
Kepala BPS Gunungkidul, Joko Prayitno mengatakan instansinya akan menyediakan petugas untuk menjadi fasilitator pojok statistik tersebut baik dari internal BPS maupun dosen dan/atau mahasiswa UGK. Khusus petugas BPS, akan berjaga setiap hari Rabu.
Advertisement
BACA JUGA : Ekonomi Kulonprogo pada 2023 Tumbuh 5,65 Persen, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang
Apabila ada masyarakat yang menginginkan suatu data dapat datang di Pojok Statistik. Mereka juga akan mendapat penjelasan detail apabila ada data yang belum dapat dipahami. Hanya, ada data yang tidak dapat BPS berikan yang menyangkut identitas individu. Hal tersebut juga telah diatur dalam Undang-undang (UU) No. 16/1997 tentang Statistik.
“Literasi data penting. Dalam kolaborasi penta helix, data menjadi salah satu unsurnya. Kalau data tidak baik maka perencanaan jadi tidak baik,” kata Joko ditemui di Kampus II UGK, Senin (19/4).
Rektor Universitas Gunung Kidul, Djuniawan Karna Djaja mengatakan pojok statistik tersebut tidak hanya menyediakan data bagi masyarakat namun juga nantinya akan ada pelatihan berkaitan dengan data. “Misal pelatihan olah statistik. Itu akan kami adakan bersama BPS secara berkala,” kata Djuniawan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Setyo Hartato mengatakan pojok statistik yang merupakan wujud kolaborasi penta helix tersebut dapat mendorong program satu data Indonesia.
Data yang terintegrasi dapat menjadi landasan perencanaan pembangunan secara tepat sasaran. Dengan begitu, angka kemiskinan dapat diturunkan dan kesejahteraan masyarakat dapat diakselerasi.
BACA JUGA : Harian Jogja Terima Penghargaan Media Online Terbaik dari BPS DIY
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan masyarakat dapat dengan mudah mengakses data di Pojok Statistik yang dikelompokkan dalam kategori tertentu seperti sosial dan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jerman Prediksi AS Tak Lanjutkan Invasi Darat ke Iran, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








