Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Panitia pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja di kantor DPC PDI Perjuangan Jogja sampai saat ini sudah menerima lima tokoh yang mengambil formulir, termasuk Wakil Ketua Kadin DIY, Wawan Hermawan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jogja, Eko Suwanto, menjelaskan profil lima orang yang telah mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon wali kota dan wakil wali kota cukup beragam, termasuk pengusaha yang tergabung dalam Kadin.
BACA JUGA : Survei Calon Wali Kota Jogja dari Kalangan Muda: Politikus Gerindra dan PKB Teratas
“Wawan Harmawan, Wakil Ketua Kadin DIY mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Jogja, pada Rabu [8/5/202] dengan didampingi sejumlah tokoh masyarakat Jogja. Pada hari yang sama, Widi Praptomo, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY juga telah mengambil formulir di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Jogja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/5/2024) petang.
Adapun beberapa tokoh yang telah mengambil formulir sebelumnya yakni Fokki Ardiyanto, Ricco Survival Yubaidi dan Gunawan Hartono. “Ketiganya telah mengambil formulir pendaftaran pada pekan lalu,” ungkapnya.
Ia memastikan panitia pendaftaran telah berikan penjelasan kepada setiap tokoh masyarakat yang ingin mendaftarkan diri menjadi pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, apa saja syarat administratif yang harus dilengkapi.
“Silakan dilengkapi dan saat mengembalikan dengan giat kebudayaan, bisa pawai budaya bisa juga dengan parade kuliner. Kita akan tempuh jalan kebudayaan untuk memenangkan Pilkada 2024,” katanya.
BACA JUGA : Pilkada 2024: PPP Jogja Akan Gandeng 5 Parpol Bentuk Koalisi Besar
Sesuai dengan prosedur, untuk setiap calon yang hendak maju mendaftarkan diri diharapkan tatkala pengembalian formulir nanti dilakukan dengan cara berbudaya. "Jogja kan Kota Budaya, Kota Wisata sekaligus Kota Bersejarah. Maka kepada para Bakal Calon wali kota dan wakil wali kota yang akan kembalikan formulir dan resmi mendaftar wajib gelar giat kebudayaan,” ungkapnya.
Prinsipnya kata dia, dengan pengembangan dan nguri-uri kabudayan ini akan memupuk rasa tresna, rasa cinta pada tanah air Indonesia. “Giat budaya ini juga untuk mengokohkan nilai nilai kejujuran, nilai pengabdian dan perjuangan bagi para calon. Menjadi pemimpin itu wajib punya watak jujur dan berani seperti Werkudara,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.