KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual, Dilarang Naik hingga 20 Tahun
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Tingkat keterisian hunian (okupansi) hotel di Bantul mencapai 85 persen selama libur panjang akhir pekan Hari Raya Waisak. Sebagian besar wisatawan masih berasal dari Pulau Jawa.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan rata-rata okupansi hotel di Bantul telah mencapai 85 persen atau melebihi target okupansi hotel yang mencapai 70 persen. Okupansi tersebut pun lebih tinggi dibandingkan dengan libur panjang akhir pekan hari Kenaikan Yesus Kristus awal Mei lalu yang hanya mencapai 73 persen.
Sementara menurut Hendra beberapa penginapan di Bantul okupansinya telah mencapai 100 persen, antara lain D’Omah Hotel Yogyakarta, Ros In Hotel Yogyakarta, Little Tokyo Yogyakarta, Grand Rohan Jogja, dan Joglo Mandapa Boutique Hotel.
Hendra menilai tingginya okupansi hotel tersebut lantaran pelayanan di hotel tersebut telah sesuai dengan standar yang ada. Sehingga, wisatawan memilih menginap disana.
“Beberapa hotel yang okupansinya penuh memiliki standar hospitality dan hotel berbintang,” katanya, Jumat (24/5/2024).
Sementara menurut Hendra okupansi di hotel non bintang saat ini rata-rata mencapai 75 persen. Kemudian, menurut Hendra, beberapa hotel non bintang di wilayah Pantai Parangtritis pun terpantau penuh hingga 26 Mei 2024.
BACA JUGA: Nilai Tanah di Bantul: Ini Kawasan yang Nilainya Tertinggi dan Terendah
Dia menuturkan saat ini lama tingga (length of stay) wisatawan pun telah mencapai 2 hari. Dia menuturkan wisatawan yang menginap di Bantul saat ini masih wisatawan dalam negeri. Wisatawan tersebut sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Sementara hingga saat ini menurut Hendra terjadi kenaikan tarif penginapan di Bantul sekitar 15 persen. Kenaikan tarif tersebut dinilai wajar lantaran ada peningkatan reservasi selama long weekend. Dia pun mengimbau agar manajemen hotel dapat meningkatkan fasilitas huniannya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang menginap.
Hendra pun memperkirakan akan terjadi lonjakan wisatawan di beberapa destinasi wisata di Bantul selama long weekend tersebut.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan pihaknya tidak mematok target kunjungan wisatawan yang tinggi selama long weekend hanya berkisar 10 ribu orang per hari selama weekdays, dan saat weekend mencapai 16 ribu orang per hari.
“Target kami sekitar 40-50 ribu orang wisatawan untuk long weekend ini,” katanya.
Dia memperkirakan pada momen libur kali ini, mayoritas wisatawan akan mengunjungi Pantai Parangtritis seperti pada momen libur sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 19 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru erupsi Selasa malam. Ibu berstatus Waspada, sedangkan dua lainnya Siaga.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 dan 2 rampung 100%, tetapi belum beroperasi. Simak alasan dan proses yang masih harus diselesaikan.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 19 Agustus 2026 didominasi berawan. Kulon Progo berpotensi udara kabur dan suhu Jogja mencapai 32 derajat.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 19 Agustus 2026 hadir di Sambipitu. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.