Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi leptospirosis./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus leptospirosis di Kabupaten Sleman terus bertambah. Hingga sekarang sudah ada 19 kasus warga terjangkit dan tiga orang di antaranya meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan, tren penyakit leptospirosis di Sleman masih terus bertambah. Oleh karenanya, ia meminta Masyarakat mewaspadai penyakit yang penyakit ini. “Meski sudah masuk peralihan dari musim hujan ke kemarau, ancamannya tetap ada karena kasus penularan masih ditemukan,” kata Yuli, sapaan akrabnya, Ahad (26/5/2024).
Dia menjelaskan, hingga akhir Mei sudah ada 19 warga Sleman terjangkit leptospirosis. Akibat penularan ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia.
Secara kasus, Yuli tidak menampik, jumlahnya masih dibawah peristiwa yang terjadi di 2023. Pasalnya, tahun lalu ada 60 kasus leptospirosis dengan enam orang meninggal dunia.
Khamidah menjelaskan, ancaman penyakit leptospirosis erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan. Salah satu penyebab terjadinya penyebaran dikarenakan air kecing tikus yang mengandung bakteri Leptospira.
Oleh karena itu, sambung dia, Masyarakat tetap diminta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah. “Di masa peralihan dari musim hujan ke kemarau potensi penyebaran penyakit sangat banyak. Terlebih lagi untuk penyakit yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan maupun genangan air harus terus diwaspadai,” katanya.
BACA JUGA: Warga Prambanan Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, penyakit leptospirosis masuk kategori zoonosis karena bisa menular ke manusia melalui perantara hewan. Biasanya, penyakit ini disebabkan air kecing tikus yang mengandung bakteri Leptospirosa.
Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat yang berada di Kawasan pertanian maupun perikanan untuk lebih berhati-hati. Guna mengurangi risiko penyebaran, bisa menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, Sepatu bot saat beraktivitas.
Pihaknya berkomitmen melakukan sosialisasi terhadap pencegahan bahaya penyakit leptospirosis. Selain itu, juga ada upaya menggalakkan program Gerakan Kesehatan Masyarakat (Germas) dengan melibatkan kader-kader Kesehatan di tingkat kalurahan. “Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat [PHBS] serta rutin berolahraga dan makan-makanan bergizi sangat penting dalam upaya menjaga Kesehatan sehingga tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.
PLN mengerahkan personel penuh memulihkan listrik pascagempa Flores. Sebanyak 98,3 persen penyulang dan 88 persen pelanggan sudah menyala.